Pemprov akan awasi peredaran jamu di Jakarta
Rabu, 20 Maret 2013 - 16:32 WIB
Pemprov akan awasi peredaran jamu di Jakarta
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, bekerja sama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI, akan mengawasi secara ketat peredaran jamu di pasar-pasar.
Jamu-jamu yang dijual, diharapkan bebas dari bahan-bahan ilegal dan zat berbahaya berdasarkan hasil pemeriksaan BPOM RI.
“Kita ingin pasar-pasar di Jakarta memulai agar bahan yg dijual di pasar itu betul-betul merupakan barang-barang yang aman, baik tahunya, mienya dan jamunya. Ini yang terus nanti akan kita kerjakan bareng-bareng dengan Badan POM,” kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Rabu (20/3/2013).
Kedatangan Jokowi sendiri bersama Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, dan Kepala BPOM RI Lucky Slamet sendiri ke Pasar Perumnas Klender, bertujuan untuk edukasi pengkonsumsian jamu yang legal.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Jokowi sendiri sempat meminum jamu temulawak yang disuguhkan pedagang jamu di lantai dasar pasar tersebut. Selain mengunjungi pedagang jamu, Jokowi juga mengunjungi los penjual daging, ayam dan ikan di pasar yang sama.
Seperti blusukan sebelumnya ke pasar, Jokowi juga berdialog dengan para pedagang, terkait penggunaan bahan ilegal seperti formalin untuk pengawet makanan.
Jamu-jamu yang dijual, diharapkan bebas dari bahan-bahan ilegal dan zat berbahaya berdasarkan hasil pemeriksaan BPOM RI.
“Kita ingin pasar-pasar di Jakarta memulai agar bahan yg dijual di pasar itu betul-betul merupakan barang-barang yang aman, baik tahunya, mienya dan jamunya. Ini yang terus nanti akan kita kerjakan bareng-bareng dengan Badan POM,” kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Rabu (20/3/2013).
Kedatangan Jokowi sendiri bersama Walikota Jakarta Timur Drs. H.R. Krisdianto, M.Si, dan Kepala BPOM RI Lucky Slamet sendiri ke Pasar Perumnas Klender, bertujuan untuk edukasi pengkonsumsian jamu yang legal.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Jokowi sendiri sempat meminum jamu temulawak yang disuguhkan pedagang jamu di lantai dasar pasar tersebut. Selain mengunjungi pedagang jamu, Jokowi juga mengunjungi los penjual daging, ayam dan ikan di pasar yang sama.
Seperti blusukan sebelumnya ke pasar, Jokowi juga berdialog dengan para pedagang, terkait penggunaan bahan ilegal seperti formalin untuk pengawet makanan.
(stb)