Salahkan KJS & dokter, Jokowi tidak sepakat dengan Ahok

Senin, 18 Maret 2013 - 12:49 WIB
Salahkan KJS & dokter,...
Salahkan KJS & dokter, Jokowi tidak sepakat dengan Ahok
A A A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, tidak sepakat dengan penilaian yang menyalahkan dokter dan pelayanan Kartu Jakarta Sehat (KJS), yang menjadi salah satu program unggulan Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau ada yang kurang itu perlu dikoreksi. Jangan sampai dokter-dokter yang sudah bersusah payah, yang dulu tangani 100 kini 200 lalu dimarahi dan nilai tidak baik. Saya tidak terima," tegas Jokowi di Balai Kota, Senin (18/3/2013).

Menurutnya, Kartu Jakarta Sehat (KJS) diperuntukan bagi warga Jakarta yang miskin, dan rentan miskin dan jumlahnya mencapai 4,7 juta penduduk.

Karena itu, lanjut Jokowi, keluarga-keluarga tidak mampu ini harus ditangani, walaupun banyak kritik soal manajemen KJS yang belum baik, dan infrastruktur rumah sakit yang masih belum memadai.

"KJS ini diberikan untuk yang miskin plus yang rentan miskin. Jumlahnya di DKI itu ada 4,7 juta. Luar biasa hampir setengah dari penduduk kita dan itu perlu ditangani," kata Gubernur.

Menanggapi mengenai isu managemen KJS yang kurang baik, dengan klaim asuransi yang lambat cairnya, Jokowi mengaku, akan segera memperbaiki itu semuanya.

"Kalau sekarang banyak isu setelah KJS keluar, manajamenen belum baik, lalu bayar tagihannya masih lama, saya tidak mengerti yang salah siapa, sehingga warganya juga jadi korban," terangnya.

Jokowi meminta, agar tidak ada lagi yang menyalahkan KJS dan dokter, karena saat ini harapan masyarakat begitu tinggi sehingga sekarang dokter yang melayani 100 pasien, harus melayani 200 pasien, sehingga nantinya akan kita benahi kekurangannya.

"Tapi kalau salahkan KJS-nya, itu salah. Saya lihat sendiri. Mungkin dulu tangani 100 pasien, sejak diberlakukannya KJS dokter harus melayani 200 pasien. Ini karena ada harapan baru bagi masyarakat. Makanya isunya jangan dibolak-balik. Kasian masyarakat," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Ahok sendiri akan melakukan tindakan tegas jika adanya temuan terhadap pihak rumah sakit yang memungut biaya bagi pasien KJS.
(stb)
Berita Terkait
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
KIS, Kartu Ajaib Era...
KIS, Kartu Ajaib Era Jokowi yang Memudahkan Masyarakat Dapatkan Layanan Kesehatan Gratis
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Kartu Kredit Bos-bos...
Kartu Kredit Bos-bos Pertamina Dihapus, Gimana Nasib BUMN Lain?
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
50 menit yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
54 menit yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
1 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
2 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
4 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved