Sambil benahi sisten kesehatan, KJS tetap jalan
Senin, 18 Maret 2013 - 11:43 WIB
Sambil benahi sisten kesehatan, KJS tetap jalan
A
A
A
Sindonews.com – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tetap berkomitmen, untuk memajukan dan mengupayakan perbaikan sistem Kartu Jakarta Sehat (KJS), agar maksimal digunakan masyarakat untuk mengakses kesehatan gratis di DKI Jakarta.
Menurut mantan Wali Kota Solo ini, KJS tetap harus direalisasikan walaupun masih banyak yang harus dibenahi oleh Pemprov DKI Jakarta, karena bila tidak, akan lebih banyak masyarakat yang menjadi korban.
"Bila KJS kita undur, yang meninggal tidak hanya 1-2 jiwa, tapi bisa mencapai ribuan. Pasien KJS harus ditangani di rumah sakit, jika ditangani di rumah pasti masyarakat jadi korban," kata Jokowi dalam pengarahan kepada jajaran Dinas Kesehatan dan para direktur rumah sakit di DKI Jakarta, Senin (18/3/2013).
Jokowi menambahkan, persoalan mekanisme dan sistem KJS akan terus diperbaiki. Sementara, KJS harus tetap jalan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
"Yang paling penting kita perbaiki. Kalau ada yang sampaikan kita lemah dalam pelaksanaan, berarti sistemnya yang lemah dan terus diperbaiki. Tapi KJS tetap akan kita pakai, untuk selesaikan masalah kesehatan di lapangan," tuturnya.
Menurut mantan Wali Kota Solo ini, KJS tetap harus direalisasikan walaupun masih banyak yang harus dibenahi oleh Pemprov DKI Jakarta, karena bila tidak, akan lebih banyak masyarakat yang menjadi korban.
"Bila KJS kita undur, yang meninggal tidak hanya 1-2 jiwa, tapi bisa mencapai ribuan. Pasien KJS harus ditangani di rumah sakit, jika ditangani di rumah pasti masyarakat jadi korban," kata Jokowi dalam pengarahan kepada jajaran Dinas Kesehatan dan para direktur rumah sakit di DKI Jakarta, Senin (18/3/2013).
Jokowi menambahkan, persoalan mekanisme dan sistem KJS akan terus diperbaiki. Sementara, KJS harus tetap jalan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
"Yang paling penting kita perbaiki. Kalau ada yang sampaikan kita lemah dalam pelaksanaan, berarti sistemnya yang lemah dan terus diperbaiki. Tapi KJS tetap akan kita pakai, untuk selesaikan masalah kesehatan di lapangan," tuturnya.
(stb)