Jokowi jawab kritikan Gerindra, terkait program KJS
Rabu, 13 Maret 2013 - 13:28 WIB
Jokowi jawab kritikan Gerindra, terkait program KJS
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membantah penilaian Partai Gerindra, terkait program Kartu Jakarta Sehat yang belum maksimal memberikan pelayanan kepada warga DKI Jakarta.
Menurut Jokowi, penolakan pasien KJS di rumah sakit pada dasarnya dikarenakan tidak adanya kamar perawatan dan bukan karena menolak pemberlakuan KJS.
"Rumah sakit menolak pasien KJS, karena tidak ada kamar,” kata Jokowi, di ruang rapat paripurna DPRD, dalam rapat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi, Rabu (13/3/2013).
Jokowi mengaku, siap memberikan sanksi tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku jika dalam keadaan darurat, ada rumah sakit yang kedapatan menolak pasien KJS termasuk non KJS.
"Apabila ada rumah sakit yang menolak pasien KJS atau Non KJS dalam keadaan emergency, sesuai dengan Undang–Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, maka pemerintah dapat memberi teguran bahkan mencabut izin usahanya," tegasnya.
Menurut Jokowi, penolakan pasien KJS di rumah sakit pada dasarnya dikarenakan tidak adanya kamar perawatan dan bukan karena menolak pemberlakuan KJS.
"Rumah sakit menolak pasien KJS, karena tidak ada kamar,” kata Jokowi, di ruang rapat paripurna DPRD, dalam rapat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi, Rabu (13/3/2013).
Jokowi mengaku, siap memberikan sanksi tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku jika dalam keadaan darurat, ada rumah sakit yang kedapatan menolak pasien KJS termasuk non KJS.
"Apabila ada rumah sakit yang menolak pasien KJS atau Non KJS dalam keadaan emergency, sesuai dengan Undang–Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, maka pemerintah dapat memberi teguran bahkan mencabut izin usahanya," tegasnya.
(stb)