Akhirnya, Dam Mbah Demang diperbaiki

Selasa, 05 Maret 2013 - 19:58 WIB
Akhirnya, Dam Mbah Demang...
Akhirnya, Dam Mbah Demang diperbaiki
A A A
Sindonews.com - Sejumlah warga menyesalkan tindakan Pemkab khususnya Dinas Pengairan Dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember dalam mengatasi kerusakan Dam maupun turap Mbah Demang di daerah Gebang Poreng Kecamatan Patrang.

Warga mengatakan pihak Pemkab baru turun melakukan perbaikan ketika sudah dimuat sejumlah media massa. Kerusakan dam dan turap sepanjang 10 meter lebih itu rusak sekira pertengahan Februari lalu saat hujan deras dan aliran sungai Kali Jompo tersebut cukup deras.

Menurut penuturan Ketua RT setempat Suyanto, selama beberapa hari Dinas Pengairan belum turun tangan maka warga bergotong royong melakukan pengerukan pasir dan kotoran sepanjang saluran sungai.

"Kami juga membuat bronjong swadaya dengan biaya sendiri yang terbuat dari bambu, namun setelah dipasang ternyata bronjong itu tidak kuat," kata Suyanto.

Akhirnya Dinas Pengairan dan BPBD Jember turun tangan bebarengan dengan inspeksi mendadak yang dilakukan Komisi C DPRD, Selasa (5/3/2013).

Ketua Komisi C M Asir menyesalkan tindakan penanganan lapangan yang lamban oleh Dinas Pengairan dan BPBD.

"Kami minta segera dilakukan pembuatan bronjong sesuai dengan kebutuhan fisik dam dan plengsengan. Saat ini sudah ada sekitar 140 bronjong serta batu dari pihak terkait. Secara total perbaikan itu butuh sekitar 270 bronjong," kata Asir di lokasi, Selasa (5/3/2013).

Dia menambahkan, penutupan bronjong itu sementara bisa untuk membuat plengsengan yang rusak.

Ambrolnya tanggul itu mengakibatkan bahu jalan Jalan Manggar Gang Wijaya Kusuma Lingkungan Gebang Poreng tidak bisa dilewati kendaraan roda empat. Di seputaran Jalan Manggar Gang Wijaya Kusuma yang berpenghuni padat penduduk itu hanya mampu dilewati roda dua.

Meski dapat dilewati roda dua, itupun kondisi jalan sangat membahayakan dan rawan longsor. Jika tidak segera diperbaiki, maka ratusan warga yang mendiami dekat aliran Sungai Kalijompo akan terkena dampak banjir.

Dampak dam Mbah Demang dan plengsengan ini sangat besar. Sehingga jika ada aliran air dari Sungai Kalijompo mengalir pada normalnya bermanfaat bagi ke usaha kecil kerajinan kecambah, industri kecil tahu, industri kecil pembuatan tegel, dan sawah sekitar 46 hektare.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
48 menit yang lalu
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
55 menit yang lalu
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
2 jam yang lalu
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
3 jam yang lalu
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
3 jam yang lalu
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Kenaikan Uang Kuliah...
Kenaikan Uang Kuliah Tunggal Akhirnya Resmi Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved