Jokowi akui tak bisa selesaikan macet sendiri
Senin, 04 Maret 2013 - 15:52 WIB
Jokowi akui tak bisa selesaikan macet sendiri
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada pemerintah kota megapolitan untuk menjalankan pengaturan transportasi di wilayahnya masing-masing dengan berpatokan pada masterplan yang telah dirancang bersama.
"Langsung diwujudkan, langsung direncanakan. Tetapi tetap berpatokan ke masterplan," kata Jokowi, saat pidato di hadapan perwakilan kementerian perhubungan dan perwakilan dari masing-masing daerah se Jabodetabek, di kantor Menhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (4/3/2013).
Ditambahkan dia, pihaknya meminta kerjasama yang cepat dengan pemerintah kota di wilayah penyanggah Jakarta tersebut. Menurutnya, persoalan transportasi tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Pemprov DKI, makanya dibutuhkan kerjasama yang jelas antar keduanya.
Baginya, kendaraan yang masuk ke wilayah Jakarta bukan saja berada dari dalam Jakarta saja. Namun, hampir setiap hari jumlah yang masuk datang dari wilayah megapolitan.
"Kan, enggak dari Jakarta saja, tapi luar Jakarta juga masuk. Mereka juga kerja di sini, dan enggak jauh kan Depok-Jakarta. Yang lain juga gitu," tukasnya.
"Langsung diwujudkan, langsung direncanakan. Tetapi tetap berpatokan ke masterplan," kata Jokowi, saat pidato di hadapan perwakilan kementerian perhubungan dan perwakilan dari masing-masing daerah se Jabodetabek, di kantor Menhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (4/3/2013).
Ditambahkan dia, pihaknya meminta kerjasama yang cepat dengan pemerintah kota di wilayah penyanggah Jakarta tersebut. Menurutnya, persoalan transportasi tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Pemprov DKI, makanya dibutuhkan kerjasama yang jelas antar keduanya.
Baginya, kendaraan yang masuk ke wilayah Jakarta bukan saja berada dari dalam Jakarta saja. Namun, hampir setiap hari jumlah yang masuk datang dari wilayah megapolitan.
"Kan, enggak dari Jakarta saja, tapi luar Jakarta juga masuk. Mereka juga kerja di sini, dan enggak jauh kan Depok-Jakarta. Yang lain juga gitu," tukasnya.
(san)