Ahok: Saya idealis, tapi rasional
Senin, 04 Maret 2013 - 13:58 WIB
Ahok: Saya idealis, tapi rasional
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan kepada para buruh agar bersikap sewajarnya dalam menyampaikan tuntutannya, termasuk dalam aksi demontrasi. Hal itu disampaikan agar para buruh tidak membuang banyak waktunya untuk berdemontrasi terus menerus.
"Saya ini idealis, tapi juga rasional. Ini prinsip saya," kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/3/2013).
Ditambahkan dia, saat ini Pemprov DKI terus mengupayakan agar kepentingan para buruh bisa diselesaikan secepatnya, termasuk soal gaji buruh di Jakarta.
Untuk itu, dia mengimbau kepada para buruh agar langsung menyampaikan tuntutannya dengan berdiskusi dengan dirinya dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Dia meneruskan, para buruh bisa kapan saja bertemu dirinya untuk menyampaikan keluhan.
"Silakan datang kapan saja, enggak usah pakai demo kayak di depan. Saya sudah ada jam setengah 8 pagi. Lima puluh orang juga cukup ruangan ini buat diskusi, atau kalau kurang cukup kita pakai lantai 3, lebih luas," tegasnya.
Namun begitu, Ahok ingin agar para buruh juga bisa hidup lebih hemat dari gaji yang diterimanya. Baginya, dia merasakan betul biaya hidup di Jakarta semua mahal. Saat ini, pihaknya terus memberi perhatian pada para buruh agar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) nya bisa cepat terselesaikan.
"Makanya, kita buruh harus pinter-pinter gunain uangnya, biaya hidup di sini itu kan mahal," tukasnya.
"Saya ini idealis, tapi juga rasional. Ini prinsip saya," kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/3/2013).
Ditambahkan dia, saat ini Pemprov DKI terus mengupayakan agar kepentingan para buruh bisa diselesaikan secepatnya, termasuk soal gaji buruh di Jakarta.
Untuk itu, dia mengimbau kepada para buruh agar langsung menyampaikan tuntutannya dengan berdiskusi dengan dirinya dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Dia meneruskan, para buruh bisa kapan saja bertemu dirinya untuk menyampaikan keluhan.
"Silakan datang kapan saja, enggak usah pakai demo kayak di depan. Saya sudah ada jam setengah 8 pagi. Lima puluh orang juga cukup ruangan ini buat diskusi, atau kalau kurang cukup kita pakai lantai 3, lebih luas," tegasnya.
Namun begitu, Ahok ingin agar para buruh juga bisa hidup lebih hemat dari gaji yang diterimanya. Baginya, dia merasakan betul biaya hidup di Jakarta semua mahal. Saat ini, pihaknya terus memberi perhatian pada para buruh agar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) nya bisa cepat terselesaikan.
"Makanya, kita buruh harus pinter-pinter gunain uangnya, biaya hidup di sini itu kan mahal," tukasnya.
(san)