Jelang Pemilu 2014, UI gelar simulasi pemilih pemula

Minggu, 03 Maret 2013 - 21:04 WIB
Jelang Pemilu 2014,...
Jelang Pemilu 2014, UI gelar simulasi pemilih pemula
A A A
Sindonews.com - Center for Election and Political Party (CEPP) Universitas Indonesia (UI), menggelar simulasi pemilihan di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Perpustakaan UI, Kampus Depok. Simulasi tersebut diprioritaskan pada pemilih pemula.
Presiden Direktur CEPP UI Chusnul Mar'iyah mengatakan, CEPP-University Link adalah Center of excellent studi pemilu, dan partai politik dengan pendekatan multi disiplin ilmu.

Dengan berbagai jaringan kerja universitas se- Indonesia, CEPP Uni - Link berkomitmen untuk menegakkan sistem politik demokrasi perwakilan, dan memperkuat kinerja lembaga demokrasi, khususnya partai politik, DPR, DPD, MPR, KPU, Bawaslu, Panwaslu, dan lembaga politik lain yang terkait.

"CEPP UNI-LINK yang awalnya didirikan oleh CEPP UI kini tersebar di 37 universitas di seluruh Indonesia, yakni Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Sriwijaya, Universitas Riau, Universitas Lampung," ujarnya kepada wartawan di Depok, Minggu (03/03/2013).

Chusnul menambahkan, hal itu untuk mengembangkan kepekaan dan kepedulian akan permasalahan pemilu dan partai politik. Hal itu untuk memberikan pendidikan politik, demokrasi, dan pemilu bagi pemilih pemula agar cerdas dan kritis.

"Peningkatan partisipasi anak - anak muda untuk memilih, agar lebih mengenal siapa pemimpinnya, kalau hanya melihat media takutnya enggak trust lagi, apa itu pemilu, apa itu demokrasi, dengan bahasa sederhana," tegasnya.

Pemilih pemula di Indonesia yang akan berpartisipasi pada Pemilu 2014 diperkirakan berjumlah 50 juta orang dengan rata-rata usia 17-23 tahun, berpendidikan minimal SMA.

Selain itu pemilih muda dikategorikan sebagai kelompok urban yang selalu merupakan target market dari hampir semua produsen.

"Karakteristiknya terpelajar, kritis, mandiri, fashionable, adaptable, dan cenderung mau belajar hal - hal baru," tutupnya.
(stb)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved