Pengamat nilai wajar Jokowi belum laksanakan inpres

Senin, 25 Februari 2013 - 12:32 WIB
Pengamat nilai wajar...
Pengamat nilai wajar Jokowi belum laksanakan inpres
A A A
Sindonews.com - Hampir satu bulan lebih pasca dikeluarkannya Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 tahun 2013 tentang Penanganan Keamanan Gangguan Dalam Negeri, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) terkesan belum serius untuk mengimplementasikan inpres tersebut.

Hal itu dijelaskan oleh advokat sekaligus pengamat kebijakan kota Ridwan Darmawan dari Indonesian Human Right For Sosial Justice (IHCS).

Menurutnya, Jokowi dianggap wajar jika belum menjalankan inpres tersebut. Baginya, inpres bisa berlaku jika hierarki undang-undangnya berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang sistematis. Ridwan meneruskan, harusnya Presiden terlebih dahulu membuat Peraturan Presiden (PP) sebelum membuat inpres.

"Terkesan buru-buru. Harusnya SBY bikin PP-nya dulu biar jelas hierarki undang-undangnya," Kata Ridwan, saat dihubungi via telpon, Jakarta, Senin (25/2/2013).

Dia menambahkan, keputusan Jokowi dan kepala daerah lain yang belum mengimplementasikan inpres tersebut dianggap wajar. Karena, inpres yang dikeluarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), itu diduga dilatar belakangi kehadiran UU sebelumnya yang ditolak kalangan LSM dan penggiat demokrasi, yakni UU Keamanan Nasional (Kamnas).

Kelahiran UU Kamnas banyak ditentang sebagian pihak, karena dikhawatirkan akan mengurangi kebebasan berpendapat dan bertindak. "Jangan sampe UU Kamnas enggak gol, trus bikin intruksi, ini aneh," imbuhnya.

Seperti diketahui, Inpres Nomor 2 Tahun 2013 ini dikeluarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Januari 2013. Inpres ini memang memberikan kewenangan koordinasi kepada Kepala daerah untuk menjaga keamanan daerahnya masing-masing.
(san)
Berita Terkait
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Sambut Ramadhan, Rudenim...
Sambut Ramadhan, Rudenim Jakarta Perketat Keamanan
Pria Petugas Keamanan...
Pria Petugas Keamanan Tewas Dianiaya
Diciduk Polisi, Admin...
Diciduk Polisi, Admin Medsos Gang Anarcho Ternyata Mahasiswa di Kampus Ternama
Heru Temui Pangdam Jaya...
Heru Temui Pangdam Jaya Diskusi Keamanan Jakarta
Silaturahmi dengan Ormas,...
Silaturahmi dengan Ormas, Kapolres Jakpus Minta Bersama Jaga Kamtibmas
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
15 menit yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
1 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
3 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
4 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
4 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
5 jam yang lalu
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved