Halte Bus Transjogja banyak yang mangkrak

Jum'at, 22 Februari 2013 - 16:17 WIB
Halte Bus Transjogja...
Halte Bus Transjogja banyak yang mangkrak
A A A
Sindonews.com - Halte Bus Transjogja di Yogyakarta ternyata banyak yang tidak difungsikan. Padahal tujuan awal penyediaan halte ini guna memudahkan warga naik Transjogja, dan mengurangi kesemrawutan arus lalu lintas di kota ini.

Karena itu, untuk kepentingan tersebut, pemerintah kota (pemkot) Yogyakarta membangun 44 halte yang tersebar di seluruh wilayah kota.

Sedangkan beberapa halte bus yang mangkrak itu, di antaranya berada di Jalan Kenari, tepatnya di depan SMKN 5 Yogyakarta dan SGM dan Jalan Hayam Wuruk, yakni di depan dan sebrang Dinas Pendidikan (Disdik) Yogyakarta. Lantaran tidak dipergunakan, keberadaan halte-halte tersebut, selain mangkrak juga tidak terawat. Bahkan di beberapa bagian juga nampak rusak.

Anggota Komisi B DPRD Yogyakarta Muhammad Ali Fahmi mengatakan, sangat menyayangkan dengan banyaknya halte bus Transjogja yang mangkrak tersebut. Apalagi dalam pembangunannya menggunakan APBD. Sehingga dengan tidak berfungsi fasilitas tersebut berarti hanya menghambur-hamburkan uang rakyat.

“Saya menilai banyaknya halte yang mangkrak itu karena dalam pembangunannya tidak ada perencanaan yang matang, terutama pemilihan lokasi,” kata Ali Fahmi di ruang kerjanya, Jumat (22/2/2013).

Menurut Ali Fahmi, seharusnya sebelum membangun fasilitas publik, pemkot mestinya terlebih dahulu harus melakukan kajian, bukan hanya sekedar asal membangun dan memenuhi target. Untuk itu, dalam waktu dekat, Dewan akan meminta penjelasan pemkot terhadap persoalan tersebut. Baik dari sisi perencanaan maupun hal-hal teknis lainnya. Termasuk soal ada tidaknya kompensasi terhadap pengunaan halte-halte tersebut.

“Penjelasan dari pemkot itu penting. Terlebih pemkot juga mengajukan persetujuan penghapusat aset 20 bus milik pemkot sebagai syarat hibah ke pemda DIY,” tandasnya.

Selain itu Ali Fahmi juga mempertanyakan mengapa halte-halte itu tidak difungsikan. Padahal beberapa lokasi berada di lokasi yang sangat dibutuhkan untuk publik, karena berada di dekat lokasi pendidikan dan perkantor, baik negeri maupun swasta.

Sehingga dengan tidak berfungsinya halte tersebut, jelas tidak sesuai dengan tujuan awal. Yaitu, untuk memberikan pelayanan perkotaan yang mudah, nyaman, aman dan terjangkau

“Karena itu, ini harus segera ada penjelasan lebih lanjut,” tegasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Meluruskan Mitos Seputar...
Meluruskan Mitos Seputar Osteoporosis
Tes Masif Terus Intensifikasi,...
Tes Masif Terus Intensifikasi, Masyarakat Diminta Menerapkan Protokol Kesehatan
Kapolres Lahat Panen...
Kapolres Lahat Panen Raya di Desa Pagar Ruyung
Peduli Lansia, Ketua...
Peduli Lansia, Ketua K3S Denpasar Serahkan Bantuan Kursi Roda.
KPU Kota Denpasar Bersinergi...
KPU Kota Denpasar Bersinergi dengan Kominfos dan Humas Pemkot Denpasar
Tiga Bulan Dibentuk,...
Tiga Bulan Dibentuk, Kinerja Tim Implementasi MoU Helshinki Dipertanyakan
Berita Terkini
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
26 menit yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
1 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
2 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
6 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved