Alasan Jokowi pilih wanita jabat Kasatpol PP ini
Jum'at, 22 Februari 2013 - 11:47 WIB
Alasan Jokowi pilih wanita jabat Kasatpol PP ini
A
A
A
Sindonews.com - Banyak pihak yang menebak-nebak penggantian Kasatpol PP DKI oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk menciptakan kondisi Jakarta bagai di Solo, saat dia menjabat wali kota dulu.
Namun, Jokowi memiliki cara sendiri. Dia mengaku, sengaja mengganti Effendi Anas dengan Sylviana Murni, karena yang bersangkutan bertugas merangkum SKPD, termasuk Satpol PP yang dipimpin Effenfi ketika masih menjabat.
"Oh enggak. Itu kan Bu Sylvi di asisten pemerintahan merangkum dulu. Karena dia kan asisten pemerintahan. Satpol PP kan di bawah kendali asisten pemerintahan," terang Jokowi kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/2/2013).
Ditambahkan dia, Sylviana akan menjabat sebagai Kasatpol PP sampai pemerintah provinsi menemukan calon definitif pengganti Effendi. Artinya, jabatan Sylviana saat ini hanya sementara.
"Dia itu hanya pelaksana, sampai ketemu kepala satpolnya," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebijakan Jokowi ini, sama seperti yang diterapkannya saat menjabat sebagai Wali Kota Surakarta (Solo), dimana Kepala Satpol PP Surakarta adalah seorang perempuan bernama Sri Kadarwati.
Namun alasan ditetapkannya pengganti Effendi dikarenakan dia sudah pensiun sejak pekan lalu. Belum adanya sosok pengganti yang tepat, memaksa Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah ditetapkannya pelaksana tugas.
Namun, Jokowi memiliki cara sendiri. Dia mengaku, sengaja mengganti Effendi Anas dengan Sylviana Murni, karena yang bersangkutan bertugas merangkum SKPD, termasuk Satpol PP yang dipimpin Effenfi ketika masih menjabat.
"Oh enggak. Itu kan Bu Sylvi di asisten pemerintahan merangkum dulu. Karena dia kan asisten pemerintahan. Satpol PP kan di bawah kendali asisten pemerintahan," terang Jokowi kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/2/2013).
Ditambahkan dia, Sylviana akan menjabat sebagai Kasatpol PP sampai pemerintah provinsi menemukan calon definitif pengganti Effendi. Artinya, jabatan Sylviana saat ini hanya sementara.
"Dia itu hanya pelaksana, sampai ketemu kepala satpolnya," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebijakan Jokowi ini, sama seperti yang diterapkannya saat menjabat sebagai Wali Kota Surakarta (Solo), dimana Kepala Satpol PP Surakarta adalah seorang perempuan bernama Sri Kadarwati.
Namun alasan ditetapkannya pengganti Effendi dikarenakan dia sudah pensiun sejak pekan lalu. Belum adanya sosok pengganti yang tepat, memaksa Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah ditetapkannya pelaksana tugas.
(san)