Sidang pembunuhan ricuh, 2 terdakwa diserang keluarga korban

Selasa, 19 Februari 2013 - 15:18 WIB
Sidang pembunuhan ricuh,...
Sidang pembunuhan ricuh, 2 terdakwa diserang keluarga korban
A A A
Sindonews.com - Pengadilan Negeri Sungguminasa hari ini riuh. Suara teriakan, pukulan, dari beberapa orang, terdengar menggema saat dua orang yang menggunakan baju tahanan dipukuli dan dikejar beberapa orang dengan muka beringas.

Ternyata, dua orang yang nampak ketakutan itu bernama Amirullah Daeng Tarang, dan Abdul Karim. Dua pesakitan itu merupakan pembunuh Abbas Daeng Sija beberapa waktu silam.

Kemarahan tersebut diluapkan saat Amirullah dan Abdul menjalani sidang. Keluarga Abbas, merasa tak terima salah satu anggota keluarganya menjadi korban kebiadaban dua orang tersebut. Nampak keluarga korban yang melihat terdakwa langsung emosi dengan mengamuk dan menyerang terdakwa saat diamankan petugas ke mobil tahanan.

Guna menghindari kericuhan susulan, petugas langsung membawa kedua terdakwa ke rumah tahanan (Rutan) Makassar.

"Kami pihak keluarga sungguh emosi dengan pernyataan keduanya yang tidak mengakui telah melakukan pembunuhan keluarga kami, itulah pemicunya, kami marah dan kesal," ungkap Zainuddin, anak korban, dengan muka memerah, Selasa, (19/2/2013).

Sebelumnya, Majelis Hakim Tahsin, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi Ariyani menggelar sidang pemeriksaan atas kedua terdakwa Amirullah Daeng Tarang, dan Abdul Karim Daeng Naro.

Namun, dalam sidang pemeriksaan terdakwa, keduanya tidak mengakui bahwa senjata tajam miliknya yang digunakan untuk membunuh.

Kasus pembunuhan atas korban Abbas Daeng Sija ini terjadi di Kampung Sela, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, 18 Oktober 2012 lalu.

Saat itu kedua terdakwa Amirullah Daeng Tarang dan Abdul Karim Daeng Naro, menebas korban dengan sebilah golok. Kejadian tersebut diduga lantaran kedua pihak merasa kesal dengan sengketa tanah. Saat itulah korban tewas seketika dengan dua luka tebas senjata tajam dibagian leher korban.
(rsa)
Berita Terkait
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Aktivis Khariq Anhar Ditolak, Massa Ricuh di PN Jakarta Selatan
Sidang Asabri Ricuh,...
Sidang Asabri Ricuh, Pakar Hukum: Perkara Besar Sidang Harus Terpisah
Pengunjung Serang Pelaku...
Pengunjung Serang Pelaku Penembakan Massal AS Saat Sidang
Memalukan! Sidang Paripurna...
Memalukan! Sidang Paripurna DPRD Maluku Tengah Ricuh
Hakim Bentak Nikita...
Hakim Bentak Nikita Mirzani karena Ribut dengan Jaksa di Persidangan
Sidang Putusan Kasus...
Sidang Putusan Kasus Pembunuhan di PN Muara Enim Ricuh, Ibu Korban Berteriak Histeris
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved