Mahasiswa minta polisi di bawah Mendagri

Selasa, 05 Februari 2013 - 16:44 WIB
Mahasiswa minta polisi...
Mahasiswa minta polisi di bawah Mendagri
A A A
Sindonews.com - Ratusan mahasiswa dari Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (Komando) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Massa meminta aktivis Unpam yang dijadikan terdakwa dalam insiden pemukulan polisi saat bentrok di kampus mereka dibebaskan.

Aksi tersebut digelar setelah sidang dengan agenda jawaban Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas lima terdakwa mahasiswa Unpam digelar.

"Kami usulkan Polri harus di bawah Mendagri, agar tidak ada lagi perilakuan kesewenang-wenangan. Kami minta hakim memutus bebas rekan-rekan kami," ungkap Ferry Irawan, salah seorang mahasiswa Unpam dalam orasinya, Tangerang, Selasa (5/2/2013).

Mereka pun menyesalkan adanya penolakan esepsi atau pembelaan yang dilakukan para terdakwa oleh Jaksa Penunt Umum. "Inilah bukti ketidakberesan hukum. Dengan ini kami meminta Polri di bawah Mendagri," teriak mahasiswa.

Dalam aksi tersebut, hadir pula sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas dari berbagai wilayah lain. Seperti Unswagati Cirebon, Universitas Parahiayangan Bandung, UMJ, Unpam, dan Perguruan Tinggi Rahardja. "Total ada sekitar 50 perguruan tinggi yang mengawal kasus ini," ujar Fahmi, Humas Komando.

Aksi mahasiswa tersebut pun mendapat penjagaan ketat aparat kepolisian dari Polsek Tangerang. Kendati begitu, aksi berlangsung damai.

Lima orang mahasiswa yang kini duduk di bangku terdakwa diantaranya adalah Yudi Rizal muslim (26) alumni Unpam, Rian Sartono Perdana (23) mahasiswa jurusan Tehnik Industri, Sholeman Keno (21) mahasiswa jurusan Tehnik Mesin, Mega Pradipta (22) dan Ilham Firmansyah (23) keduanya mahasiswa Fakultas Hukum.

Untuk diketahui, kelimanya ditangkap pihak kepolisian beberapa waktu saat melakukan aksi unjuk rasa di depan kampus mereka, menolak kedatangan Wakapolri Komjen Nanan Sukarna pada Kamis 18 Oktober 2012.

Unjuk rasa yang berakhir bentrok dengan aparat itu, mengakibatkan beberapa orang mahasiswa mengalami luka tembak dan lima anggota kepolisian terluka.
(san)
Copyright © 2025 SINDOnews.com
All Rights Reserved
berita/ rendering in 0.1249 seconds (0.1#10.24)