Negatif, BNN bebaskan Wanda Hamidah

Rabu, 30 Januari 2013 - 21:10 WIB
Negatif, BNN bebaskan...
Negatif, BNN bebaskan Wanda Hamidah
A A A
Sindonews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi membebaskan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Wanda Hamidah. Pasalnya, lembaga antinarkoba tersebut tidak mempunyai bukti kuat untuk tetap menahannya.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan tim BNN, terhadap saudari Wanda Hamidah yang pada hari Minggu bersama dengan 16 orang lainnya telah diamankan BNN, pada hari ketiga, kita tidak melakukan perpanjangan terhadap Wanda dan (SD)Sri Dewi Widayati Silfi," ungkap Kepala Humas BNN, Kombes Pol Sumirat Dwiyanto saat menggelar konfrensi pers di Gedung BNN, Jakarta, Rabu (30/1/2013).

Sumirat menceritakan, peristiwa penangkapan Wanda berawal saat, Sabtu 26 Januari 2013, bersama 8 orang teman menuju, Lakon, Kemang, Jakarta Selatan untuk makan malam.

Kemudian R yang diketahui adalah Raffi Ahmad dan teman-teman datang ke daerah lokasi tersebut duduk di tempat yang berbeda. Selanjutnya, selang beberapa saat R pindah ke Lakon.

"Saudari Wanda dan teman-teman kemudian menuju rumahnya di Jaksel untuk mengambil mobil teman-teman untuk melanjutkan ngobrol ke tempat lain. Saudara R mengantar ke rumah Wanda bersama dengan SD.

Ditengah perjalanan R mengajak Wanda ke rumah R di bilangan Lebak Bulus, Jaksel untuk membicarakan baksos banjir," paparnya.

Setibanya di rumah R, lanjut Sumirat, Wanda dan SD tiba dikenalkan ke teman-teman R.

"Tepat pukul 5 pagi, BNN menggerebek dan penggeledahan seperti yang sudah disbutkan sebelumnya. Saat digeledah, saudara Wanda pun menunggu proses hasil penggeledahan tersebut," sambungnya.

Semuanya dibawa ke BNN. Lanjutnyam, berdasarkan pemeriksaana dan fakta di lapangan dan saksi-sakasi, serta tim lidik BNN, disimpuilkan Wanda dan SD dinyatakan tidak cukup bukti dilakukan proses lebih lanjut.

“Sehingga, keduanya tepat pukul 18.30 Wib dikembalikan ke keluarga masing-masing atau dibebaskan," simpulnya.
(stb)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
1 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
1 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
2 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
3 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
4 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
5 jam yang lalu
Infografis
Mengenal Doomscrolling,...
Mengenal Doomscrolling, Kecenderungan Baca Berita-Berita Negatif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved