Anggota DPRD Bangkalan mau loncat partai

Kamis, 17 Januari 2013 - 20:39 WIB
Anggota DPRD Bangkalan...
Anggota DPRD Bangkalan mau loncat partai
A A A
Sindonews.com – Beberapa anggota DPRD Bangkalan yang partainya tidak lolos verifikasi faktual KPU, sudah mulai ancang-ancang pindah partai politik lain. Tujuannya, agar bisa kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dalam Pemilu 2014 yang akan datang.

Adapun partai di DPRD Bangkalan, yang tidak lolos ditingkat KPU pusat di antaranya Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Republikan, PPD dan PNBKI. Hampir sebagian besar anggota dewan dari partai tersebut, hengkang bila mau mencalonkan diri lagi.

Anggota DPRD Bangkalan asal Partai Republikan, Mahmudi, menyatakan, pasca keputusan KPU yang mengumumkan hasil verifikasi dan menyatakan partainya tidak lolos. Maka, sudah menjadi konsekuensi logis untuk mencari dan pindah partai baru, bila mencalonkan diri.

“Sejauh ini ada keinginan ke arah itu (pindah), cuma belum menemukan mana partai yang cocok. Sebab, sejauh ini saya masih berniat mencalonkan diri,” ujarnya di gedung DPRD Bangkalan, Kamis (17/1/2013).

Terpisah, salah satu anggota DPRD Bangkalan asal PNBKI, Syaiful Rizal Fakal, menyatakan, pilihan pindah partai sudah bulat karena itu merupakan sebuah keharusan bila mendaftarkan diri sebagai calon legislatif. Dia juga mengaku sudah punya pilihan partai yang cocok.

“Insya Allah akan maju kembali lewat Partai Hanura, dalam Pemilu Legislatif yang akan datang,” terangnya.

Sementara itu, anggota DPRD Bangkalan asal PKNU, Sofiullah Syarip menyatakan sejauh ini masih belum ada pandangan untuk Pileg, termasuk apakah pindah partai atau tidak.

Dia mengaku masih menunggu intruksi dari DPP yang masih melakukan upaya hukum, pasca pengumuman verifikasi oleh KPU pusat.

Dia juga mengaku sudah mempertimbangkan berbagai hal, sebelum menjatuhkan pilihan maju dan tidaknya kembali menjadi anggota dewan.

“Belum ada pandangan pindang partai dulu, karena saya masih optimis dengan usaha yang dilakukan DPP dalam menyikapi keputusan KPU yang mencoret PKNU,” ucapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
24 menit yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
1 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
1 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
1 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
1 jam yang lalu
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
2 jam yang lalu
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved