Sekolah rusak, siswa SD Mutihan terlantar

Kamis, 17 Januari 2013 - 18:32 WIB
Sekolah rusak, siswa...
Sekolah rusak, siswa SD Mutihan terlantar
A A A
Sindonews.com – Puluhan siswa SD Mutihan, Wates Kabupaten Kulonprogo, tampaknya belum bisa belajar dengan layak. Keinginan agar mendapatkan pinjaman gedung SD Kedungdowo untuk kegiatan belajar mengajar belum dikabulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo.

Komite Sekolah SD Mutihan Asnawi mengatakan, kondisi sekolah cukup mengkhawatirkan setelah diterjang angin kencang pekan lalu. Gedung darurat yang selama ini digunakan untuk kegiatan belajar juga rusak.

“Dari sekolah sebenarnya sudah ada upaya mengembalikan atap yang kemarin beterbangan. Jadi bisa digunakan kalau hanya berteduh dari terik matahari. Tapi kondisinya tetap riskan seandainya ada angin kencang seperti pekan lalu,” kata Asnawi, Kamis (17/1/2013).

Menurutnya, saat ini, siswa tiga kelas berlangsung di musola. Kegiatan belajar mengajar juga menumpang di SMEA Muhammadiyah.

Agar peserta didik di SD itu mendapat tempat yang lebih layak, komite sekolah mengajukan permohonan agar bisa menggunakan ruang SD Kedungdowo. Ruang sekolah itu hanya digunakan untuk PAUD desa setelah digrouping.

“Kami berharap bisa segera ada kepastian. Tapi katanya sedang ada penataan aset. Sementara tanah yang ditempati sekolah adalah kas desa sedangkan bangunannya milik provinsi. Jadi harus koordinasi dulu. Tadi sudah ke pak lurah, katanya mau segera diusahakan,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah mencoba mencari penyelesaian persoalan itu dengan wali murid. Sayang, kingga kini belum ada titik temu. Dia berharap, pemkab segera mencarikan solusi untuk menyelesaikan masalah sehingga siswa dapat belajar di tempat yang lebih layak.

Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan, persoalan SD Muhammadiyah Mutihan sudah dirapatkan Dinas Pendidikan. Menurutnya, dinas sudah mengajukan proposal ke pusat untuk meningkatkan bangunan di SD tersebut.

“Jadi sabar dulu, yang jelas dinas sudah mengusulkan ke pusat untuk meningkatkan bangunannya,” kata Sutedjo.
(ysw)
Berita Terkait
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Bangunan Sekolah SMP...
Bangunan Sekolah SMP Negeri 2 Palu Ambruk Akibat Banjir
Rawan Roboh, Plafon...
Rawan Roboh, Plafon Ruang Kelas SDN Talunkidul Disangga Bambu
Sekolah Rusak di Pelosok...
Sekolah Rusak di Pelosok Negeri
Miris! Tidak Ada Anggaran,...
Miris! Tidak Ada Anggaran, SD Negeri di Serang Ini Dibiarkan Rusak Sejak 2012
Tiga Ruang Kelas dan...
Tiga Ruang Kelas dan Perpustakaan di SDN 2 Paeidean Rusak
Berita Terkini
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
40 menit yang lalu
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
53 menit yang lalu
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
1 jam yang lalu
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
1 jam yang lalu
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
6 jam yang lalu
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
6 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved