Depok siaga II, warga bantaran Ciliwung kebanjiran

Depok siaga II, warga bantaran Ciliwung kebanjiran
A
A
A
Sindonews.com - Akibat luapan sungai Ciliwung kiriman bendungan Katulampa Bogor berstatus siaga II, menyebabkan sebanyak 15 rumah di bantaran sungai Ciliwung RT 005/015, Kemirimuka, Beji, Depok dilanda banjir.
Air mulai meluap sejak sore tadi naik, dari bibir sungai Ciliwung ke rumah warga.
Sedikitnya banjir setinggi 60 centimeter menggenangi rumah warga. Ketua RT setempat Mashadi mengatakan, pihaknya terus memantau ketinggian air di Katulampa untuk membuat warga waspada banjir.
Mashadi menuturkan jika Katulampa berada di posisi siaga dua dan satu, seluruh warga mulai cemas dan waspada. Sebab, kata dia, dalam kondisi air diatas 200 centimeter di Katulampa, berselang 3-4 jam, air akan masuk ke rumah warga.
"Kami terus berkoordinasi, kalau Katulampa sudah lebih dari 200 centimeter pasti air masuk ke rumah, kita siaga malam ini," papar Mashadi di lokasi, Rabu (16/01/2013).
Karena itu pihaknya mendesak pemerintah kota, untuk segera merelokasi 15 KK di bantaran sungai Ciliwung ke daerah lain.
"Warga mau kemanapun direlokasi, ini janji Pemkot katanya mau pakai dana APBD," tukasnya.
Sore tadi, kondisi ketinggian air di Pos Pemantau Sungai Ciliwung di Depok menjadi siaga II, dengan ketinggian terakhir 320 centimeter.
Hal itu berarti tengah malam nanti Jakarta harus kembali siap menghadapi banjir kiriman.
(stb)