Pembangunan deep tunnel akan dikaji

Jum'at, 04 Januari 2013 - 07:54 WIB
Pembangunan deep tunnel...
Pembangunan deep tunnel akan dikaji
A A A

Sindonews.com – Pembangunan deep tunnel akan terus dikaji oleh Pemprov DKI Jakarta. Kajian yang akan dilakukan, antara lain mematangkan konsep dan anggaran yang mencapai 16 triliun.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta Fadjar Panjaitan. Menurutnya, pembangunan deep tunnel akan dimatangkan melalui beberapa kajian. Termasuk di dalamnya kajian anggaran.

“Pembangunan deep tunnel akan masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (KPJMD),” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta Fadjar Panjaitan.

Ia mengaku, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan deep tunnel sepanjang Jalan MT Haryono hingga Jalan Pluit Raya, dengan panjang terowongan mencapai 19 km dan memiliki kedalaman mencapai 40 meter itu, membutuhkan anggaran Rp16 triliun.

“Saat ini masalah pembiayaan masih menjadi pembahasan, apakah nantinya akan menggunakan dana APBD atau akan melibatkan pihak ketiga,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun terowongan multi fungsi (Deep Tunnel) di bawah Sungai Ciliwung. Namun, karena jalur deep tunnel harus lurus, maka rencana untuk membangun di bawah Sungai Ciliwung itu dibatalkan.

Jalan MT Haryono-Gatot Subroto-S Parman-Pluit, akhirnya dipilih sebagai jalan yang akan dilalui oleh deep tunnel yang berakhir di waduk Jakarta Utara. Terowongan yang memiliki panjang 19 km itu, nantinya hanya akan terpakai secara maksimal sepanjang 10 km.

Jalur sepanjang 10 km tersebut, akan dapat dilalui oleh kendaraan bermotor. Dimana jalur paling atas, untuk kendaraan yang melaju ke arah Pluit, dan jalur kedua untuk kendaraan yang melaju ke arah Cawang. Sedangkan jalur paling bawah untuk tempat mengalirnya air.

Dari Tomang ke Waduk Pluit hanya berupa saluran. Pembangunan deep tunnel ini, diklaim oloeh Pemprov DKI Jakarta dapat mengatasi permasalahan kemacetan, selain tentunya permasalahan banjir di Jakarta. Selain itu dapat pula dipakai sebagai saluran kabel listrik, telepon, pipa gas, dan pembuangan air.
(stb)
Berita Terkait
Hiii... Aplikasi Deep...
Hiii... Aplikasi Deep Nostalgia Mampu Hidupkan Orang Mati
Deepfake Bikin Oknum...
Deepfake Bikin Oknum Pembuat Video Porno Leluasa Gunakan Wajah Artis
Deep Purple World Tour...
Deep Purple World Tour 2023 Goncang Solo
Riset Terbaru Beberkan...
Riset Terbaru Beberkan Perubahan Ekosistem Crypto dan Web3
Presiden Jokowi dan...
Presiden Jokowi dan Gubernur Ganjar Pranowo Nonton Konser Deep Purple
Misteri Mariana Web,...
Misteri Mariana Web, Internet Terdalam dan Mengerikan, Fakta atau Mitos?
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
6 jam yang lalu
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
6 jam yang lalu
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
6 jam yang lalu
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
7 jam yang lalu
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
8 jam yang lalu
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
13 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved