Tahun baru, tinggalkan 13 ribu ton sampah di Jakarta
Selasa, 01 Januari 2013 - 23:26 WIB
Tahun baru, tinggalkan 13 ribu ton sampah di Jakarta
A
A
A
Sindonews.com – Acara pesta rakyat Jakarta Night Festival (JNF) terbilang sukses. Kendati di guyur hujan, perayaan yang menampilkan ribuan artis, seniman dan budayawan itu tetap dipadati pengunjung.
Namun, pasca perayaan pergantian tahun tersebut, debit sampah di DKI Jakarta mencapai 13 ton terhitung sejak tanggal 31 Desember hingga 1 Januari 2013. Jumlah tersebut meningkat 10 persen, jika dibandingkan tahun sebelumnya.
"Perkiraan sampah Jakarta selama car free night hingga hari ini meningkat 10 persen. Secara keseluruhan per tanggal 31 Desember ada 6.615 ton, dan pada 1 Januari 7.150 ton," ungkap Kepala Bidang Pengembangan Peran Masyarakat dan Usaha Kebersihan, Ajang saat dihubungi Sindonews, Selasa (1/1/2013).
Ia mengaku, sampah-sampah tersebut langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir, Bantar Gebang.
"Iya langsung kita buang. Tadi kita mulai bekerja sejak pukul 2 dini hari, dan sampai jam 07.00 pagi tadi kita masih bekerja. Karena hujan jadi sampah kertas agak lengket dan susah dibersihkan," pungkasnya.
Kenaikan volume sampah tersebut, lanjutnya, dikarenakan adanya ajang CFN secara harfiah hanya boleh dilalui manusia, bukan kendaraan bermotor.
“Tingginya volume sampah di DKI Jakarta, juga disebabkan tingginya antusias warga masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya, menghadiri acara CFN dengan berjalan kaki,” ungkapnya.
Namun, pasca perayaan pergantian tahun tersebut, debit sampah di DKI Jakarta mencapai 13 ton terhitung sejak tanggal 31 Desember hingga 1 Januari 2013. Jumlah tersebut meningkat 10 persen, jika dibandingkan tahun sebelumnya.
"Perkiraan sampah Jakarta selama car free night hingga hari ini meningkat 10 persen. Secara keseluruhan per tanggal 31 Desember ada 6.615 ton, dan pada 1 Januari 7.150 ton," ungkap Kepala Bidang Pengembangan Peran Masyarakat dan Usaha Kebersihan, Ajang saat dihubungi Sindonews, Selasa (1/1/2013).
Ia mengaku, sampah-sampah tersebut langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir, Bantar Gebang.
"Iya langsung kita buang. Tadi kita mulai bekerja sejak pukul 2 dini hari, dan sampai jam 07.00 pagi tadi kita masih bekerja. Karena hujan jadi sampah kertas agak lengket dan susah dibersihkan," pungkasnya.
Kenaikan volume sampah tersebut, lanjutnya, dikarenakan adanya ajang CFN secara harfiah hanya boleh dilalui manusia, bukan kendaraan bermotor.
“Tingginya volume sampah di DKI Jakarta, juga disebabkan tingginya antusias warga masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya, menghadiri acara CFN dengan berjalan kaki,” ungkapnya.
(stb)