Sepekan, 3 orang tewas kecelakaan selama 2012
Senin, 31 Desember 2012 - 22:33 WIB
Sepekan, 3 orang tewas kecelakaan selama 2012
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian resort (Polres) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melansir angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di wilayah kabupaten Muba pada tahun 2012 mencapai 236 kejadian.
Kecelakaan didominasi pengendara bermotor lantaran faktor pengemudi yang tidak hati-hati. Apalagi didapati banyak pengemudi yang tidak memiliki SIM (surat izin pengemudi).
Kasat Lantas Polres Muba, AKP Andi Kumara mengatakan dari 236 kejadian tersebut, sebanyak 137 orang menjado korban. Sedangkan yang mengalami luka berat sebanyak 222 orang dan luka ringan sebanyak 153 orang.
"Kalau kita hitung rata-ratanya hampir setiap minggunya tiga orang tewas akibat korban kecelakaan," ujar Andi di Mapolres Muba, Senin (31/12/2012).
Untuk kerugian material, jelas Andi, nilainya cukup tinggi mencapai Rp2,5 miliar.
Mengenai faktro kecelakaan, lanjutnya, kemungkinan karena kelalaian pengemudi. Misalnya saja di Jalan lintas timur (Jalintim), dengan permukaan jalan yang halus sepanjang 127 km membuat pengemudi lengah. Padahal di jalan tersebut banyak sekali kelokan tajam.
Sedangkan untuk di jalan lintas tengah (jalinteng) panjangnya mencapai 156 km, dengan kondisi kurang baik, dijalanteng ini banyak sekali kerusakan jalan, sehingga salah satu faktor penyumbang tingkat kecelakaan dan kemacetan.
Kecelakaan didominasi pengendara bermotor lantaran faktor pengemudi yang tidak hati-hati. Apalagi didapati banyak pengemudi yang tidak memiliki SIM (surat izin pengemudi).
Kasat Lantas Polres Muba, AKP Andi Kumara mengatakan dari 236 kejadian tersebut, sebanyak 137 orang menjado korban. Sedangkan yang mengalami luka berat sebanyak 222 orang dan luka ringan sebanyak 153 orang.
"Kalau kita hitung rata-ratanya hampir setiap minggunya tiga orang tewas akibat korban kecelakaan," ujar Andi di Mapolres Muba, Senin (31/12/2012).
Untuk kerugian material, jelas Andi, nilainya cukup tinggi mencapai Rp2,5 miliar.
Mengenai faktro kecelakaan, lanjutnya, kemungkinan karena kelalaian pengemudi. Misalnya saja di Jalan lintas timur (Jalintim), dengan permukaan jalan yang halus sepanjang 127 km membuat pengemudi lengah. Padahal di jalan tersebut banyak sekali kelokan tajam.
Sedangkan untuk di jalan lintas tengah (jalinteng) panjangnya mencapai 156 km, dengan kondisi kurang baik, dijalanteng ini banyak sekali kerusakan jalan, sehingga salah satu faktor penyumbang tingkat kecelakaan dan kemacetan.
(ysw)