Lagi hajatan, bocah SD tersengat listrik
Minggu, 30 Desember 2012 - 17:29 WIB
Lagi hajatan, bocah SD tersengat listrik
A
A
A
Sindonews.com - Disebuah pesta perkawinan yang digelar di rumah warga Desa Bacu Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone tiba-tiba dikagetkan dengan sebuah peristiwa tragis. Seorang bocah bernama Baharuddin (9) tiba-tiba tersengat listrik akibat kabel telanjang yang berada di dalam rumah.
Kondisi korban yang tak sadarkan diri membuat warga panik dan melarikannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Watampone, Minggu, (30/12/2012).
Menurut kerabatnya, Hasnatang, bahwa Baharuddin bersama dengan teman sebayanya bermain bersama-sama di suasana dalam pesta perkawinan. Tak ada yang melihat kejadian tersebut, namun tiba-tiba Baharuddin tak sadarkan diri hingga temannya menjerit dan berteriak meminta pertolongan.
Dari teriakan itu kemudian warga panik dan mengerumuninya dan menemukan luka dibagian jemari tangannya yang luka akibat pegangan kabel telanjang.
"Tidak ada yang tahu kalau ada kabel listrik telanjang, mungkin itu kabel pemasangan baru," kata Hasnatang saat mendampingi anaknya di RSUD Tenriawaru Watampone.
Humas Polres Bone, AKBP Kompol Abdul Muin, mengatakan untuk keterangan sementara adanya sengatan listrik yang terjadi pada anak tersebut dan korban sudah dibawa ke RSUD Tenriawaru Watampone.
"Kita masih menunggu laporan keberatan dari pihak keluarga korban," ujarnya.
Sementara itu, Humas RSUD Tenriawaru Watampone, Ramly SH, mejelaskan, hasil pemeriksaan pasiennya itu hanya mengalami luka bakar di dibagian jemarinya.
Tidak terdapat luka bakar seperti layaknya peristiwa sengatan listrik oleh dua pekerja bangunan sekolah saat memasang seng atap sekolah yang terbakar 90 persen.
"Mungkin 2-3 hari, pasien ini sudah bisa pulang," ungkapnya.
Kondisi korban yang tak sadarkan diri membuat warga panik dan melarikannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Watampone, Minggu, (30/12/2012).
Menurut kerabatnya, Hasnatang, bahwa Baharuddin bersama dengan teman sebayanya bermain bersama-sama di suasana dalam pesta perkawinan. Tak ada yang melihat kejadian tersebut, namun tiba-tiba Baharuddin tak sadarkan diri hingga temannya menjerit dan berteriak meminta pertolongan.
Dari teriakan itu kemudian warga panik dan mengerumuninya dan menemukan luka dibagian jemari tangannya yang luka akibat pegangan kabel telanjang.
"Tidak ada yang tahu kalau ada kabel listrik telanjang, mungkin itu kabel pemasangan baru," kata Hasnatang saat mendampingi anaknya di RSUD Tenriawaru Watampone.
Humas Polres Bone, AKBP Kompol Abdul Muin, mengatakan untuk keterangan sementara adanya sengatan listrik yang terjadi pada anak tersebut dan korban sudah dibawa ke RSUD Tenriawaru Watampone.
"Kita masih menunggu laporan keberatan dari pihak keluarga korban," ujarnya.
Sementara itu, Humas RSUD Tenriawaru Watampone, Ramly SH, mejelaskan, hasil pemeriksaan pasiennya itu hanya mengalami luka bakar di dibagian jemarinya.
Tidak terdapat luka bakar seperti layaknya peristiwa sengatan listrik oleh dua pekerja bangunan sekolah saat memasang seng atap sekolah yang terbakar 90 persen.
"Mungkin 2-3 hari, pasien ini sudah bisa pulang," ungkapnya.
(ysw)