Ponco tersangkut, pengendara jatuh dari motor
Minggu, 30 Desember 2012 - 04:01 WIB
Ponco tersangkut, pengendara jatuh dari motor
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pria pengendara motor ditemukan terkapar di Jalan Raya Bogor Kramatjati, Jakarta Timur setelah motor yang ditumpanginya jatuh tak lama setelah jas hujan yang dikenakannya menyangkut di roda bagian belakang motor.
Korban yang mengendarai motor Yamaha Jupiter MX biru bernomor polisi B 6986 EMG langsung tak berdaya dengan kondisi badan yang tertindih motor.
Rekso, 29, salah seorang saksi mata, mengungkapkan, saat ditemukan, tubuh korban sudah tergeletak di tengah jalan dengan kondisi badan tertindih sepeda motornya sendiri. Sementara, di bagian roda belakang tampak sobekan jas hujan model ponco yang terlilit menutupi jeruji roda.
"Saat saya temukan, korban sudah terkapar di badan jalan dengan tubuhnya yang tertindih motornya sendiri. Kondisi jalanan memang sedang sepi dan licin, karena berbarengan dengan turunnya hujan," ujarnya, Sabtu (29/12/2012).
Aiptu Nababan, anggota Polantas Satuan Wilayah Lalu-lintas Jaktim, yang menangani korban, mengaku kesulitan mengenali korban. Pasalnya, korban tidak mengantongi kartu identitas. Telepon selular warna hitam yang dikantongi korban pun tidak bisa dibuka lantaran terkunci dengan password.
"Saat ini, korban sudah kami bawa ke RS Polri untuk diberi pengobatan dan perawatan. Demikian pula motor korban kami bawa ke Markas Satwilantas Jakarta Timur di Kebon Nanas untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Korban yang mengendarai motor Yamaha Jupiter MX biru bernomor polisi B 6986 EMG langsung tak berdaya dengan kondisi badan yang tertindih motor.
Rekso, 29, salah seorang saksi mata, mengungkapkan, saat ditemukan, tubuh korban sudah tergeletak di tengah jalan dengan kondisi badan tertindih sepeda motornya sendiri. Sementara, di bagian roda belakang tampak sobekan jas hujan model ponco yang terlilit menutupi jeruji roda.
"Saat saya temukan, korban sudah terkapar di badan jalan dengan tubuhnya yang tertindih motornya sendiri. Kondisi jalanan memang sedang sepi dan licin, karena berbarengan dengan turunnya hujan," ujarnya, Sabtu (29/12/2012).
Aiptu Nababan, anggota Polantas Satuan Wilayah Lalu-lintas Jaktim, yang menangani korban, mengaku kesulitan mengenali korban. Pasalnya, korban tidak mengantongi kartu identitas. Telepon selular warna hitam yang dikantongi korban pun tidak bisa dibuka lantaran terkunci dengan password.
"Saat ini, korban sudah kami bawa ke RS Polri untuk diberi pengobatan dan perawatan. Demikian pula motor korban kami bawa ke Markas Satwilantas Jakarta Timur di Kebon Nanas untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
(lns)