Syuting Love in Paris bisnis Direksi RS Harkit
Jum'at, 28 Desember 2012 - 14:21 WIB
Syuting Love in Paris bisnis Direksi RS Harkit
A
A
A
Sindonews.com - Praktik komersialisasi layanan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Harapan Kita (Harkit) diduga sengaja dilakukan pihak direksi rumah sakit, untuk menambah uang dalam kantong pribadi.
Dipakainya ruang ICCU rumah sakit untuk lokasi syuting sinetron Love in Paris, diduga sebagai bentuk komersialisasi itu. Hal ini terungkap dalam perbincangan Sindonews, kepada salah seorang pegawai RS Harapan Kita.
"Syuting ini mereka bayar ke direksi, pimpinan. Kenapa di izinkan, karena mereka ingin mendapatkan uang lebih. Di sini jarang dipakai syuting, baru ini," ujar pria yang telah bekerja di RS Harapan Kita, selama 20 tahun ini, Jumat (28/12/2012).
Pria yang akan memasuki masa pensiun lima tahun lagi ini menduga, keuntungan yang didapatkan direksi dari syuting itu mencapai jutaan. "Jutaan uangnya, tpi kurang tahu jga," terangnya.
Lebih lanjut, dia menambahkan, posisinya sebagai pegawai rendahan tidak begitu mengerti urusan bisnis uang dilakukan pihak direksi. Pikirnya, hal itu urusan atasan. Sedangkan bawahan, tidak boleh tahu.
"Urusan orang gedean, kta sh orang kecil nawain ajh," tukasnya.
Dia melanjutkan, RS Harapan Kita dibangun pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto dan berada di bawah Yayasan Harapan Kita yang juga membawahi Taman Mini.
Setelah Soeharto lengser dari tampuk kekuasaan di era reformasi 1998, kedua sarana itu diserahkan kepada negara untuk dikelola. RS Harapan Kita memiliki tiga spesialisasi, yakni jantung, kanker, ibu dan anak.
"Dulu ini punya soeharto, sekarang diserahkan kepada negara. Padahal Soeharto bagus, kan dy dapat predikat bapak pembangunan," terang pria yang sudah mengabdi sejak zaman Orde Baru ini.
Sementara itu, direksi RS Harapan Kita masih belum bisa dihubungi dan dimintai keterangan terkait dugaan ini.
Sebelumnya diberitakan, Ayu masuk ke RS pada pukul 18.30 WIB ke Unit Gawat Darurat (UGD) dengan kondisi pembuluh darah pecah. Pada pukul 20.00 WIB Ayu dimasukkan ke ICCU, diruang ICCU sudah berlangsung syuting.
Jarak tempat tidur Ayu dengan lokasi syuting hanya dibatasi empat bayi. Para kru film bebas keluar masuk ruangan yang seharusnya steril.
Pada pukul 02.00 WIB Ayu mengalami koma, jantungnya berhenti, lalu dipompa oleh tim dokter. Dan pada pukul 02.30 Ayu dinyatakan meninggal dunia.
Pada pukul 04.00 WIB, keluarga Ayu keluar dari RS dengan melihat para kru tertidur diruang tunggu. Dan pihak keluarga tak diberitahu sedang ada syuting. Artis yang ada pada saat syuting di RS tersebut yaitu, Mathias Muchus, Surya Saputra, Ira Wibowo, dan Michele.
Dipakainya ruang ICCU rumah sakit untuk lokasi syuting sinetron Love in Paris, diduga sebagai bentuk komersialisasi itu. Hal ini terungkap dalam perbincangan Sindonews, kepada salah seorang pegawai RS Harapan Kita.
"Syuting ini mereka bayar ke direksi, pimpinan. Kenapa di izinkan, karena mereka ingin mendapatkan uang lebih. Di sini jarang dipakai syuting, baru ini," ujar pria yang telah bekerja di RS Harapan Kita, selama 20 tahun ini, Jumat (28/12/2012).
Pria yang akan memasuki masa pensiun lima tahun lagi ini menduga, keuntungan yang didapatkan direksi dari syuting itu mencapai jutaan. "Jutaan uangnya, tpi kurang tahu jga," terangnya.
Lebih lanjut, dia menambahkan, posisinya sebagai pegawai rendahan tidak begitu mengerti urusan bisnis uang dilakukan pihak direksi. Pikirnya, hal itu urusan atasan. Sedangkan bawahan, tidak boleh tahu.
"Urusan orang gedean, kta sh orang kecil nawain ajh," tukasnya.
Dia melanjutkan, RS Harapan Kita dibangun pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto dan berada di bawah Yayasan Harapan Kita yang juga membawahi Taman Mini.
Setelah Soeharto lengser dari tampuk kekuasaan di era reformasi 1998, kedua sarana itu diserahkan kepada negara untuk dikelola. RS Harapan Kita memiliki tiga spesialisasi, yakni jantung, kanker, ibu dan anak.
"Dulu ini punya soeharto, sekarang diserahkan kepada negara. Padahal Soeharto bagus, kan dy dapat predikat bapak pembangunan," terang pria yang sudah mengabdi sejak zaman Orde Baru ini.
Sementara itu, direksi RS Harapan Kita masih belum bisa dihubungi dan dimintai keterangan terkait dugaan ini.
Sebelumnya diberitakan, Ayu masuk ke RS pada pukul 18.30 WIB ke Unit Gawat Darurat (UGD) dengan kondisi pembuluh darah pecah. Pada pukul 20.00 WIB Ayu dimasukkan ke ICCU, diruang ICCU sudah berlangsung syuting.
Jarak tempat tidur Ayu dengan lokasi syuting hanya dibatasi empat bayi. Para kru film bebas keluar masuk ruangan yang seharusnya steril.
Pada pukul 02.00 WIB Ayu mengalami koma, jantungnya berhenti, lalu dipompa oleh tim dokter. Dan pada pukul 02.30 Ayu dinyatakan meninggal dunia.
Pada pukul 04.00 WIB, keluarga Ayu keluar dari RS dengan melihat para kru tertidur diruang tunggu. Dan pihak keluarga tak diberitahu sedang ada syuting. Artis yang ada pada saat syuting di RS tersebut yaitu, Mathias Muchus, Surya Saputra, Ira Wibowo, dan Michele.
(san)