Jokowi tak mau tiap hari diomelin warga
Rabu, 26 Desember 2012 - 21:45 WIB
Jokowi tak mau tiap hari diomelin warga
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku, telah terjadi tumpang-tindih terkait penataan Jakarta. Menurutnya, hal itu disebabkan karena masing-masing dinas memiliki program sendiri-sendiri.
"Karena program sendiri-sendiri, misalnya PU ngerjain Maret, PDAM Maret enggak bisa maunya Juni, Juni mulai lain lagi. Terus nanti lagi Telkom September, ya gimana?" kata Jokowi di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Jokowi sendiri berencana akan membuat terowongan besar di bawah tanah seperti Deep Tunnel nanti, bukan gorong-gorong 60 cm yang berada di Bundaran HI.
"Ya nanti semua konsentrasi ke situ, fokus ke masalah utama. Kalau kita enggak fokus ke masalah utama, ya tiap hari diomelin warga. Harus berani memutuskan," jelasnya.
Rencana deep tunnel itu, nantinya akan segera diputuskan pada Januari 2013 mendatang. "Kita mau putusin segera. Jangan bilang tahun, besok. Apa-apa pengennya besok," tukas Jokowi.
Sebelumnya diketahui, siang tadi Jokowi melakukan peninjauan langsung ke gorong-gorong yang ada di Bundaran HI. Dengan hanya diameter 60 cm, gorong-gorong tersebut memang diakui tidak bisa menampung debit air yang besar jika terjadi curah hujan yang tinggi di Jakarta.
"Karena program sendiri-sendiri, misalnya PU ngerjain Maret, PDAM Maret enggak bisa maunya Juni, Juni mulai lain lagi. Terus nanti lagi Telkom September, ya gimana?" kata Jokowi di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Jokowi sendiri berencana akan membuat terowongan besar di bawah tanah seperti Deep Tunnel nanti, bukan gorong-gorong 60 cm yang berada di Bundaran HI.
"Ya nanti semua konsentrasi ke situ, fokus ke masalah utama. Kalau kita enggak fokus ke masalah utama, ya tiap hari diomelin warga. Harus berani memutuskan," jelasnya.
Rencana deep tunnel itu, nantinya akan segera diputuskan pada Januari 2013 mendatang. "Kita mau putusin segera. Jangan bilang tahun, besok. Apa-apa pengennya besok," tukas Jokowi.
Sebelumnya diketahui, siang tadi Jokowi melakukan peninjauan langsung ke gorong-gorong yang ada di Bundaran HI. Dengan hanya diameter 60 cm, gorong-gorong tersebut memang diakui tidak bisa menampung debit air yang besar jika terjadi curah hujan yang tinggi di Jakarta.
(san)