Sempit, gorong-gorong Bundaran HI harus diperlebar
Rabu, 26 Desember 2012 - 20:03 WIB
Sempit, gorong-gorong Bundaran HI harus diperlebar
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Eri Basworo mengatakan, ada endapan di dalam gorong-gorong Bundaran Hotel Indonesia (HI). Namun, endapan itu tidak terlalu banyak dan menyebabkan banjir.
Gorong-gorong yang ada, masih dapat menampung debit air jika curah hujan dalam level sedang 55 milimeter. Namun, jika curah hujan sudah berada di atas 100 milimeter, maka akan ada antrian debit air untuk masuk ke dalam lubang yang ada.
"Diameter hanya 60 cm, dibuat tahun 70. Sudah 40 tahun lalu, hujan pengalirannya masih kecil. Jadi kalau ada hujan datang, sebagian besar masih tertahan. Sekarang sudah langsung menyebar semua, kita perlu memperlebar ini. Dicoba desain diameter minimal 1 meter. Kotaknya maksudnya," kata Eri di sekitar Bundaran HI, Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Untuk mengatasi hal ini, Dinas PU berencana untuk memperlebar gorong-gorong, hingga satu meter agar bisa menampung debit air di atas 100 milimeter.
"Kita coba ajukan (anggaran) 2013. Kalau Pak Gubernur setuju dimasukkan anggaran, panjangnya 2 kilometer, kotak 1 meter. Bisa menampung jadi ini bisa kelas luar biasa besar di atas 100 milimeter," jelas Eri.
Eri juga menegaskan, untuk jangka pendek ini pihaknya akan memakai pompa guna mengurangi genangan air yang ada di jalan-jalan di DKI.
"Pompa Kali Cideng ke Waduk Melati nyala semua. Pompa ada 9 nyala semua. Kalau yang di sini (gorong-gorong di Bundaran HI) praktis enggak ada sampah," tukasnya.
Gorong-gorong yang ada, masih dapat menampung debit air jika curah hujan dalam level sedang 55 milimeter. Namun, jika curah hujan sudah berada di atas 100 milimeter, maka akan ada antrian debit air untuk masuk ke dalam lubang yang ada.
"Diameter hanya 60 cm, dibuat tahun 70. Sudah 40 tahun lalu, hujan pengalirannya masih kecil. Jadi kalau ada hujan datang, sebagian besar masih tertahan. Sekarang sudah langsung menyebar semua, kita perlu memperlebar ini. Dicoba desain diameter minimal 1 meter. Kotaknya maksudnya," kata Eri di sekitar Bundaran HI, Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Untuk mengatasi hal ini, Dinas PU berencana untuk memperlebar gorong-gorong, hingga satu meter agar bisa menampung debit air di atas 100 milimeter.
"Kita coba ajukan (anggaran) 2013. Kalau Pak Gubernur setuju dimasukkan anggaran, panjangnya 2 kilometer, kotak 1 meter. Bisa menampung jadi ini bisa kelas luar biasa besar di atas 100 milimeter," jelas Eri.
Eri juga menegaskan, untuk jangka pendek ini pihaknya akan memakai pompa guna mengurangi genangan air yang ada di jalan-jalan di DKI.
"Pompa Kali Cideng ke Waduk Melati nyala semua. Pompa ada 9 nyala semua. Kalau yang di sini (gorong-gorong di Bundaran HI) praktis enggak ada sampah," tukasnya.
(san)