Karena terendam banjir Puskesmas tutup
Rabu, 26 Desember 2012 - 13:36 WIB
Karena terendam banjir Puskesmas tutup
A
A
A
Sindonews.com - Akibat hujan yang turun sejak Selasa 25 Desember 2012 malam, hingga pagi, beberapa wilayah di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) tergenang banjir. Ratusan rumah warga tergenang air dan sejumlah jalan terpaksa harus ditutup.
Herman, salah seorang warga yang menjadi korban banjir mengatakan, kawasan paling parah terkena banjir adalah di daerah kawasan Sempaja, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda.
"Tadi pagi, di depan GOR Sempaja tinggi air hampir sedada orang dewasa. Sekarang sudah mulai surut," kata Herman, di Samarinda, Kaltim, Rabu (26/12/2012).
Selain itu, ada sebuah Puskesmas di Jalan KH Wahid Hasyim juga terpaksa tutup. Akibatnya pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.
"Tidak hanya itu, jalan ini ditutup oleh warga karena air sulit dilewati oleh kendaraan,"ucapnya.
Herman menjelaskan, banjir juga menenggelamkan SD Muhammadiyah 4 Samarinda. Bagian lantai dasar sekolah ini ikut terendam. Beruntung siswa sedang libur sehingga tidak ada aktivitas belajar mengajar.
"Kalau hari biasa, para siswa pasti diliburkan," imbuhnya.
Seperti diketahui, kawasan Samarinda Utara memang menjadi langganan banjir. Hujan deras dengan rentang waktu yang lama bisa membuat sejumlah kawasan di kecamatan ini tergenang banjir.
Herman, salah seorang warga yang menjadi korban banjir mengatakan, kawasan paling parah terkena banjir adalah di daerah kawasan Sempaja, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda.
"Tadi pagi, di depan GOR Sempaja tinggi air hampir sedada orang dewasa. Sekarang sudah mulai surut," kata Herman, di Samarinda, Kaltim, Rabu (26/12/2012).
Selain itu, ada sebuah Puskesmas di Jalan KH Wahid Hasyim juga terpaksa tutup. Akibatnya pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.
"Tidak hanya itu, jalan ini ditutup oleh warga karena air sulit dilewati oleh kendaraan,"ucapnya.
Herman menjelaskan, banjir juga menenggelamkan SD Muhammadiyah 4 Samarinda. Bagian lantai dasar sekolah ini ikut terendam. Beruntung siswa sedang libur sehingga tidak ada aktivitas belajar mengajar.
"Kalau hari biasa, para siswa pasti diliburkan," imbuhnya.
Seperti diketahui, kawasan Samarinda Utara memang menjadi langganan banjir. Hujan deras dengan rentang waktu yang lama bisa membuat sejumlah kawasan di kecamatan ini tergenang banjir.
(maf)