KNKT: Penyelamatan AP II sesuai SOP

Selasa, 25 Desember 2012 - 07:12 WIB
KNKT: Penyelamatan AP...
KNKT: Penyelamatan AP II sesuai SOP
A A A
Sindonews.com - Terbakarnya UPS 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, pada Minggu 16 Desember 2012 mengakibatkan terganggunya Sistem Jakarta Automated Air Traffic System (JAATS) yang berujung pada kacaunya jadwal penerbangan.

Saat kejadian itu berlangsung, PT Angkasa Pura II (AP II) melakukan beberapa tindakan penyelamatan. Berikut tindakan yang dilakukan AP II saat UPS 1 bandara terbakar.

Pertama, mengganti UPS yang rusak kapasitas 120 Kva dengan UPS cadangan dengan kapasitas yang sama, agar UPS dapat beroperasi normal. Selanjutnya memasang genset stand by pada sisi gardu T7 kapasitas 430 Kva.

Kemudian memasang tambahan Sub UPS kapasitas 3 Kva (UPS) sejumlah 8 unit untuk memperkuat back up berlapis (Redundant Back up) untuk peralatan CNS di Tower, dan merealisasikan pemasangan UPS 2 x 200 Kva sesuai RKAP 2012 pada pertengahan bulan Januari tahun 2013.

Terakhir, dibuat Distributed Redundant System pada bulan Maret tahun 2013. "Langkah yang dilakukan sebagai reaksi terhadap kerusakan UPS I dinyatakan sesuai dengan prosedur/dokumen yang ada," ujar Ketua Tim Terpadu Tatang Kurniadi dalam rilis yang diterima Sindonews, Selasa (25/12/2012).

Ditambahkan, tindakan pemanduan lalu lintas penerbangan pada saat terjadi gangguan dengan menggunakan prosedur non radar sesuai dengan SOP. Kendati begitu, pihaknya akan melanjutkan investigasi terbakarnya UPS 1 bandara.

"KNKT bersama tim terpadu akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap terbakarnya kapasitor UPS I setelah proses klaim terhadap asuransi selesai," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Minggu 16 Desember 2012, sekira pukul 16.55 WIB, UTC sistem pemanduan lalu lintas penerbangan di Bandara Soetta mengalami gangguan terputusnya aliran listrik ke Main Distribution Panel Menara Pengatur Lalu lintas Penerbangan.

Gangguan itu mengakibatkan sebagian JAATS tidak dapat menampilkan data penerbangan yang berupa target pesawat maupun informasi flight plan.

Untuk kepentingan safety, pemanduan dilakukan dengan prosedural control (non radar), seperti menunda seluruh penerbangan yang akan berangkat dari Bandara Soetta yang berjumlah 21 pesawat, mendahulukan pesawat yang akan mendarat di Bandara Soetta yang berjumlah 18 pesawat dengan menambah jarak aman.

Penambahan jarak aman antara pesawat satu dengan lainnya itu, sesuai dengan Standard Operation Procedure (SOP). Sedangkan dua pesawat divert, satu pesawat return to base, dan 22 pesawat lainnya tertunda dari bandara keberangkatan.

Gangguan dapat diatasi pada pukul 17.10 WIB dengan melakukan bypass secara manual dari UPS I ke UPS II. Pada jam tersebut, pengecekan terhadap seluruh pesawat yang dipandu secara non radar dinyatakan aman.
(san)
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
48 menit yang lalu
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
2 jam yang lalu
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
3 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
4 jam yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
4 jam yang lalu
Infografis
Alasan Ratu Elizabeth...
Alasan Ratu Elizabeth II Tak Pernah Sudi Kunjungi Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved