Naik taksi gelap pemudik jadi korban bius
Minggu, 23 Desember 2012 - 18:31 WIB
Naik taksi gelap pemudik jadi korban bius
A
A
A
Sindonews.com - Nahas bagi Desman seorang penumpang taksi gelap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Maksud hati untuk irit menggunakan taksi gelap, tetapi apa daya dirinya menjadi korban pembiusan kelompok penjahat bermodus penumpang dan sopir taksi gelap.Uang belasan juta pun raib dibawa para pelaku.
Pria yang berusia 27 tahun dan berasal dari Lampung itu, pertama kali ditemukan oleh petugas Patroli Jalan Raya (PJR), di pinggir tol BSD Serpong.
Ketika ditemukan dalam keadaan setengah sadar. Menurut Kapolsek Serpong Kompol Leganek Desman, korban lalu dibawa ke sebuah Puskemas di Kelurahan Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangsel.
“Ini merupakan kasus pembiusan,” ujar Kapolsek, Minggu (23/12/2012).
Setelah mendapatkan perawatan, Desman menceritakan kejadian yang menimpa dirinya itu. Saat itu Desman yang baru saja tiba di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta kemarin malam, hendak melanjutkan perjalanannya ke kampung halamannya di Lampung dengan kendaraan roda empat.
Tawaran dari seorang calo taksi gelap di Bandara tersebut tak disiakan Desman. Dirinya pun akhirnya menggunakan taksi gelap yang diketahuinya, Honda Jazz berwarna putih.
Di dalam mobil tersebut, Desman bertemu tiga pria yang mengaku sebagai penumpang seperti dirinya. Tanpa curiga, Desman pun akhirnya menggunakan taksi gelap itu menuju Lampung.
"Saya mau karena ada penumpang lain juga yang mengaku tujuan sama,” ujarnya.
Di tengah perjalanan, seseorang penumpang menawarkan air mineral dan rokok. Karena haus dan tak memiliki rokok, Desman pun tak menolak tawaran salah satu penumpang tersebut.
Namun tak berselang lama, Desman langsung tak sadarkan diri dan dibuang di pinggir tol.
"Dua buah ponsel, tas ransel dan dompet berisi belasan juta dibawa kabur. Uang itu untuk mengajak keluarga berlibur," ungkap Desman sedih lantaran uang yang dikumpulkan selama merantau dibawa kabur pelaku.
Pria yang berusia 27 tahun dan berasal dari Lampung itu, pertama kali ditemukan oleh petugas Patroli Jalan Raya (PJR), di pinggir tol BSD Serpong.
Ketika ditemukan dalam keadaan setengah sadar. Menurut Kapolsek Serpong Kompol Leganek Desman, korban lalu dibawa ke sebuah Puskemas di Kelurahan Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangsel.
“Ini merupakan kasus pembiusan,” ujar Kapolsek, Minggu (23/12/2012).
Setelah mendapatkan perawatan, Desman menceritakan kejadian yang menimpa dirinya itu. Saat itu Desman yang baru saja tiba di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta kemarin malam, hendak melanjutkan perjalanannya ke kampung halamannya di Lampung dengan kendaraan roda empat.
Tawaran dari seorang calo taksi gelap di Bandara tersebut tak disiakan Desman. Dirinya pun akhirnya menggunakan taksi gelap yang diketahuinya, Honda Jazz berwarna putih.
Di dalam mobil tersebut, Desman bertemu tiga pria yang mengaku sebagai penumpang seperti dirinya. Tanpa curiga, Desman pun akhirnya menggunakan taksi gelap itu menuju Lampung.
"Saya mau karena ada penumpang lain juga yang mengaku tujuan sama,” ujarnya.
Di tengah perjalanan, seseorang penumpang menawarkan air mineral dan rokok. Karena haus dan tak memiliki rokok, Desman pun tak menolak tawaran salah satu penumpang tersebut.
Namun tak berselang lama, Desman langsung tak sadarkan diri dan dibuang di pinggir tol.
"Dua buah ponsel, tas ransel dan dompet berisi belasan juta dibawa kabur. Uang itu untuk mengajak keluarga berlibur," ungkap Desman sedih lantaran uang yang dikumpulkan selama merantau dibawa kabur pelaku.
(stb)