Nasabah bank jadi sasaran empuk curas
Kamis, 20 Desember 2012 - 21:48 WIB
Nasabah bank jadi sasaran empuk curas
A
A
A
Sindonews.com - Operasi Sikat Jaya yang berlangsung di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 864 kasus dari target operasi 78 kasus berkembang ke 786 kasus non target.
Dari jumlah kasus tersebut, kasus pencurian dan kekerasan menempati urutan teratas. Dalam catatan Polda Metro Jaya selama Operasi Sikat Jaya 2012, jenis kejahatan yang paling mendominasi akhir-akhir ini, kasus perampokan nasabah bank dan perampokan uang hasil penjualan SPBU.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno mengatakan, selama Operasi sikat Jaya ada 44 kasus pencurian dengan kekerasan. Dan yang paling banyak terjadi di kawasan Jakarta Selatan.
"Secara kuantitas sesuai data yang dimilik Polda Metro Jaya memang Curas mengalami kenaikan tetapi pengungkapan dari kepolisian juga meningkat," ungkap Putut, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (20/12/2012).
Sementara itu, untuk tingkat polres dengan tingkat kriminal tertinggi terjadi di Polres Metro Tangerang dan Polres Metro Bekasi.
"Kedua wilayah tersebut paling rawan aksi kriminalitas. Dan paling banyak mengungkap juga," tegas Putut.
Lebih lanjut, Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yossi Hariyoso mengatakan, terjadinya kasus ini karena masyarakat kadang tidak meminta pengawalan polisi pada saat mengambil uang hasil usaha SPBU, sehingga dengan mudah mereka diincar pelaku kejahatan.
"Kami sudah selalu mengimbau agar mereka mengunakan jasa kepolisian jika membawa uang dalam jumlah besar, karena jika tidak dikawal karena dampaknya sangat besar," ujarnya.
Dari jumlah kasus tersebut, kasus pencurian dan kekerasan menempati urutan teratas. Dalam catatan Polda Metro Jaya selama Operasi Sikat Jaya 2012, jenis kejahatan yang paling mendominasi akhir-akhir ini, kasus perampokan nasabah bank dan perampokan uang hasil penjualan SPBU.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno mengatakan, selama Operasi sikat Jaya ada 44 kasus pencurian dengan kekerasan. Dan yang paling banyak terjadi di kawasan Jakarta Selatan.
"Secara kuantitas sesuai data yang dimilik Polda Metro Jaya memang Curas mengalami kenaikan tetapi pengungkapan dari kepolisian juga meningkat," ungkap Putut, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (20/12/2012).
Sementara itu, untuk tingkat polres dengan tingkat kriminal tertinggi terjadi di Polres Metro Tangerang dan Polres Metro Bekasi.
"Kedua wilayah tersebut paling rawan aksi kriminalitas. Dan paling banyak mengungkap juga," tegas Putut.
Lebih lanjut, Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yossi Hariyoso mengatakan, terjadinya kasus ini karena masyarakat kadang tidak meminta pengawalan polisi pada saat mengambil uang hasil usaha SPBU, sehingga dengan mudah mereka diincar pelaku kejahatan.
"Kami sudah selalu mengimbau agar mereka mengunakan jasa kepolisian jika membawa uang dalam jumlah besar, karena jika tidak dikawal karena dampaknya sangat besar," ujarnya.
(stb)