BPBD dan Dinsos OI dirikan 2 posko bencana

Kamis, 20 Desember 2012 - 17:35 WIB
BPBD dan Dinsos OI dirikan...
BPBD dan Dinsos OI dirikan 2 posko bencana
A A A
Sindonews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Ogan Ilir mendirikan dua posko bencana, di dua titik Kecamatan Tanjung Raja dan Indralaya Utara.

Keberadaan posko bencana ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat sekitar lokasi bencana untuk melakukan koordinasi, antisipasi, dan evakuasi jika terjadi bencana.

“Hari ini kami mendirikan posko bencana di dua kecamatan yang dianggap cukup rawan banjir dan angin puting beliung. Semua fasilitas sudah ada disana, termasuk persediaan perahu karet,” kata Kepala BPBD Ogan Ilir Ahmad Syarkoni, Kamis (20/12/2012).

Menurut Ahmad, posko yang didirikan ini dapat digunakan masyarakat sekitar lokasi bencana sebagai tempat darurat. Dalam posko ini pula disiapkan tenda-tenda yang diperuntukkan bagi pengungsi.

Sampai saat ini, kata dia, memang belum ada masyarakat yang mengungsi ke posko yang didirikan tersebut lantaran bencana banjir yang melanda desa tertentu hanya bersifat sementara saja.

"Untuk saat ini belum ada warga yang mengungsi. Untuk jalan dan lingkungan warga khususnya di KTM Rambutan, Desa Parit, dan Lubuk Keliat memang airnya cukup pasang setinggi pinggang orang dewasa. Tapi, banjir itu tidak berkepanjangan dan secara perlahan air mulai surut,” ujarnya.

Kendatipun akses jalan masih terendam banjir, lanjut dia, namun pihaknya telah mengantisipasi dengan mengerahkan perahu karet guna memudahkan masyarakat maupun anak sekolah untuk menyeberang.

Disamping itu, pihaknya juga telah menyiagakan sejumlah personil bencana guna mengevakuasi warga. Saat ini sudah sekira 40 petugas yang tergabung dari satgas BPBD yang diterjunkan ke daerah rawan bencana.

“Perahu karet ada tiga, termasuk dua milik Dinas Sosial Ogan Ilir. Semua perahu karet juga dilengkapi dengan mesin yang sewaktu-waktu diperlukan untuk mengevakuasi warga yang hendak menyeberang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir Syarkowi mengaku, pihaknya memiliki 60 anggota Tagana yang saat ini telah disebar di sejumlah kecamatan rawan banjir. Anggota Tagana tersebut memiliki kemampuan dalam upaya penanggulangan bencana.

“Kami akan optimalkan anggota Tagana yang ada disetiap kecamatan untuk memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat. Ya, informasi dari anggota Tagana juga sangat penting dalam menindaklanjuti setiap persoalan bencana di lapangan sehingga dapat diambilkan jalan keluar maupun bantuan,” terangnya.
(rsa)
Berita Terkait
Ratas Penanganan Bencana,...
Ratas Penanganan Bencana, Presiden Minta Percepatan Evakuasi Korban
Penanganan Bencana Harus...
Penanganan Bencana Harus Dipercepat
Kemensos akan Gandeng...
Kemensos akan Gandeng LSM dalam Penanganan Bencana
Pemkab Morowali Menggelar...
Pemkab Morowali Menggelar Rakor Penanganan Bencana
Temui Jajaran Pimpinan...
Temui Jajaran Pimpinan ITS dan Unair, Mensos: Silaturahim dan Diskusi Penanganan Bencana
Resmi Pimpin RAPI Sulsel,...
Resmi Pimpin RAPI Sulsel, IAS Dorong Penguatan Fungsi Sosial
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
6 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved