Ekonomi salah satu faktor penyebab busung lapar
Kamis, 20 Desember 2012 - 17:19 WIB
Ekonomi salah satu faktor penyebab busung lapar
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi E DPRD DKI (F-PDIP) Dwi Rio mengakui, Jakarta Utara menjadi salah satu daerah dengan tingkat penemuan kasus busung lapar terbanyak di Provinsi DKI Jakarta.
Busung lapar sendiri disinyalir terjadi, karena tingkat ekonomi masyarakat yang ada berada di bawah.
Dengan tingkat ekonomi yang rendah itulah, masyarakat menjadi sulit untuk dapat mengakses dan mendapatkan makanan yang bergizi.
"Busung lapar disebabkan kondisi ekonomi warga yang sulit. Sehingga kemudian mereka kesulitan juga untuk mengakses untuk mendapatkan makanan yang bergizi dan cukup. Sehingga mereka mengalami busung lapar. Nah memang salah satu wilayah yang kita lihat di pemetaan cukup tinggi angka kemiskinannya kan di Jakarta Utara," kata pria yang akrab disapa Dwi ini saat ditemui sindonews di DPRD DKI, Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Dwi sendiri menjelaskan, seharusnya pihak-pihak terkait dapat segera mengambil tindakan. Mengingat pemetaan wilayah Jakarta, yang banyak terdapat kasus busung lapar sudah lama dilakukan.
"Mestinya pihak Pemda melalui dinas terkait, misalnya Dinas Kesehatan atau apa, melakukan upaya perventif. Dengan cara bisa mensupport mereka dalam mendapatkan akses terhadap pelayanan gizi ataupun makanan bergizi bagi mereka. Nah saya rasa harus begitu," tukas Dwi.
Busung lapar sendiri disinyalir terjadi, karena tingkat ekonomi masyarakat yang ada berada di bawah.
Dengan tingkat ekonomi yang rendah itulah, masyarakat menjadi sulit untuk dapat mengakses dan mendapatkan makanan yang bergizi.
"Busung lapar disebabkan kondisi ekonomi warga yang sulit. Sehingga kemudian mereka kesulitan juga untuk mengakses untuk mendapatkan makanan yang bergizi dan cukup. Sehingga mereka mengalami busung lapar. Nah memang salah satu wilayah yang kita lihat di pemetaan cukup tinggi angka kemiskinannya kan di Jakarta Utara," kata pria yang akrab disapa Dwi ini saat ditemui sindonews di DPRD DKI, Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Dwi sendiri menjelaskan, seharusnya pihak-pihak terkait dapat segera mengambil tindakan. Mengingat pemetaan wilayah Jakarta, yang banyak terdapat kasus busung lapar sudah lama dilakukan.
"Mestinya pihak Pemda melalui dinas terkait, misalnya Dinas Kesehatan atau apa, melakukan upaya perventif. Dengan cara bisa mensupport mereka dalam mendapatkan akses terhadap pelayanan gizi ataupun makanan bergizi bagi mereka. Nah saya rasa harus begitu," tukas Dwi.
(stb)