Arwani: UPSnya harus diganti

Kamis, 20 Desember 2012 - 07:01 WIB
Arwani: UPSnya harus...
Arwani: UPSnya harus diganti
A A A
Sindonews.com - Rusaknya Jakarta Automated Air Traffic System (JAATS) diduga kuat menjadi faktor yang menyebabkan gangguan selama beberapa jam, di Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta beberapa hari lalu memang membuat citra buruk bagi penerbangan Indonesia.

Pasalnya, radar JAATS sudah melampaui batas umurnya atau sudah uzur. Oleh sebab radar tersebut mesti diremajakan kembali, agar tidak terjadi hal yang serupa dikemudian hari.

"Iyah, betul-betul memang UPS-nya (Uninterruptible Power Supply) harus diganti, itu juga harus diganti. Agar tidak ada lagi kasus seperti itu," kata Anggota Komisi V DPR Arwani Thomafi saat dihubungi Sindonews, Kamis (20/12/2012).

Dia mengatakan, memang sebelumnya pihak Angkasa Pura akan mengganti GPS tersebut, namun pada bulan Maret 2013. Sayangnya, sebelum diganti radar itu mengalami kerusakan sehingga sebelum waktunya harus diganti.

"Memang pihak Angkasa Pura telah mengalokasikan anggaran tersebut, tapi untuk bulan April atau Maret gitu. Alat yang akan didatangkan dari Jerman," katanya.

Oleh sebab itu, berdasarkan kejadian tersebut pihak Angkasa Pura segera mengganti alat yang rusak itu dengan yang lebih baik lagi, serta tidak perlu menunggu bulan April atau Maret. Akan tetapi, secepatnya agar tidak ada lagi kasus tersebut sehingga dapat merugikan konsumen.

"Kita berharap, sekira bulan Januari (2013) alatnya sudah sampai ke Indonesia," ujar politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri Sunoko membantah, jika radar JAATS (Jakarta Automated Air Traffic System) dikatakan berumur lebih dari 20 tahun. Sejak alat tersebut dipasang, Tri mengaku baru melewati tahun ke 15.

"Enggak, enggak sampai 20 tahun, 15 tahun paling," ungkap Tri kepada wartawan di Hotel Four Season, Jakarta, Selasa 18 Desember 2012 lalu.

JAATS merupakan sistem pemanduan otomatis lalu lintas udara yang sebelumnya mengalami kerusakan dan menyebabkan gangguan selama beberapa jam.
(mhd)
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
5 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
6 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
7 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
9 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
10 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved