TNI & warga adat Ternate bentrok dengan mahasiswa
Rabu, 19 Desember 2012 - 16:22 WIB
TNI & warga adat Ternate bentrok dengan mahasiswa
A
A
A
Sindonews.com - Aksi unjuk rasa mahasiswa menolak kedatangan Wakil Presiden RI Boediono, di Ternate Maluku Utara berakhir bentrok. Mahasiswa saling pukul dan lempar batu dengan Aparat dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) di bantu dengan massa adat Kesultanan Ternate.
Bentrokan antara mahasiswa dengan TNI dan massa adat kesultanan Ternate terjadi di depan kampus Universitas Khairun, tepatnya dijalan Batu Angus jalan utama menuju Bandara Babullah. Bentrokan terjadi saat mahasiswa memaksa masuk ke landasan pacu bandara namun dihadang oleh ratusan anggota TNI di bantu dengan massa adat kesultanan, Rabu (19/12/2012).
Ratusan mahasiswa berbagai Universitas di kota ternate yang mengatasnamakan Cipayung Bersatu berusaha menghadang rombongan wapres yang akan menghadiri acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Kota Ternate. Sehingga terjadi saling lempar batu, pukul, dan kejar terjadi di depan kampus Universitas Khairun.
Wapres Boediono dikabarkan akan tiba di bandara babullah ternate, pada Rabu sore hari ini sekira Pkl 18.00 waktu setempat, dan akan menghadiri HKSN pada Kamis (20/12/2012) besok yang akan diselengarakan di Kota Ternate.
Dalam Orasinya, Amat kordinator massa aksi, menilai Boediono diduga kuat aktor utama dan aktor intelektual dalam skandal Bank Century yang hingga kini belum tuntas kasusnya.
“Kami juga meminta Presiden RI Susilo Bambang Yudhono (SBY) dan wakil presiden Boediono segera mundur dari jabatan, karena dinilai gagal menyejahterakan rakyat.
Mahasiswa menilai, kedatangan Wapres Boediono, merupakan bagian dari politik pecitraan dan membawa bencana di maluku utara
Bentrokan antara mahasiswa dengan TNI dan massa adat kesultanan Ternate terjadi di depan kampus Universitas Khairun, tepatnya dijalan Batu Angus jalan utama menuju Bandara Babullah. Bentrokan terjadi saat mahasiswa memaksa masuk ke landasan pacu bandara namun dihadang oleh ratusan anggota TNI di bantu dengan massa adat kesultanan, Rabu (19/12/2012).
Ratusan mahasiswa berbagai Universitas di kota ternate yang mengatasnamakan Cipayung Bersatu berusaha menghadang rombongan wapres yang akan menghadiri acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Kota Ternate. Sehingga terjadi saling lempar batu, pukul, dan kejar terjadi di depan kampus Universitas Khairun.
Wapres Boediono dikabarkan akan tiba di bandara babullah ternate, pada Rabu sore hari ini sekira Pkl 18.00 waktu setempat, dan akan menghadiri HKSN pada Kamis (20/12/2012) besok yang akan diselengarakan di Kota Ternate.
Dalam Orasinya, Amat kordinator massa aksi, menilai Boediono diduga kuat aktor utama dan aktor intelektual dalam skandal Bank Century yang hingga kini belum tuntas kasusnya.
“Kami juga meminta Presiden RI Susilo Bambang Yudhono (SBY) dan wakil presiden Boediono segera mundur dari jabatan, karena dinilai gagal menyejahterakan rakyat.
Mahasiswa menilai, kedatangan Wapres Boediono, merupakan bagian dari politik pecitraan dan membawa bencana di maluku utara
(ysw)