Sampah hambat kinerja petugas pintu air

Jum'at, 14 Desember 2012 - 21:37 WIB
Sampah hambat kinerja...
Sampah hambat kinerja petugas pintu air
A A A
Sindonews.com – Lantaran tumpukan sampah yang menggunung, menghambat kinerja petugas pintu air. Karena, sebelum menjalankan fungsinya, petugas pintu air harus mengangkat sampah dari kali.

Seperti yang dialami oleh Budi Operator Pompa Air Kali Cideng dari air. Sebelum menjalankan tugas untuk menyedot air, agar air tidak meluap ke permukaan dan mengakibatkan banjir, Budi bersama dengan rekan kerjanya harus mengangkat sampah dari Kali Cideng.

"Karena kita lagi mompa air, banyak sampah yang ikut. Nah kita saring dulu sampahnya, kita tumpuk, sampai nanti ada petugas kebersihan yang angkut," ujar Budi Operator Pompa air kali cideng di Stasiun Pompa Air, Jati Baru, Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2012).

Ia mengaku, aktivitas mengangkat sampah ini sudah dilakukan sejak pukul 15.00 sore. Hingga saat ini, diperkirakan sampah yang berhasil diangkat sekitar sepuluh kubik.

"Belum kita hitung semua jumlah sampahnya, karena ini baru proses pemisahan sebagian. Nanti jika sudah selesai baru kita bisa lihat seberapa banyak. Tapi diperkirakan 10 kubik, " tambahnya.

Petugas Pompa Air Cideng Jakarta Pusat sebenarnya, hanya bertugas memompa air yang mencapai ketinggian di angka 90.

Namun, sampah selalu terdapat di stasiun pompa air yang juga berfungsi sebagai pintu air ini.

"Sebenarnya ini bukan tugas kami. Namun, bagaimana mau kita pompa airnya, jika sampah banyak. Jadi, mau tidak mau kita pisahkan sampahnya," terangnya.

Cara kerja Pompa Air Kali Cideng ini sederhana,, air yang berasal dari selokan yang berada di wilayah ring 1 (Jalan merdeka, MH. Thamrin, Kebon Kacang, Cideng, dan Menteng), akan disedot jika ketinggian air sudah mencapai 90.

Air akan dipompa dan dibuang ke Banjir Kanal Barat (BKB). Sampah yang sudah dipisahkan menggunakan alat sisir sampah, akan ditampung sementara hingga ada petugas sampah yang mengangkutnya hingga ke TPA.

"Sampah kita tampung dulu, nanti ada petugas yang mengangkut untuk dibuang ke Bantargebang," tukas Budi.
(stb)
Berita Terkait
Pengolahan Sampah dan...
Pengolahan Sampah dan Rendahnya Kesadaran Jadi Masalah Serius
Rayakan HPSN, Kemkominfo...
Rayakan HPSN, Kemkominfo Ajak Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Sampah Elektronik di...
Sampah Elektronik di Indonesia Diprediksi Tembus 4,4 Juta Ton, Begini Cara Mengatasinya
Horor! 100 Ton Sampah...
Horor! 100 Ton Sampah Menumpuk di Kali Jambe Bekasi
Saset Jadi Penyumbang...
Saset Jadi Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Indonesia
Kasus Penumpukan Sampah...
Kasus Penumpukan Sampah yang Mengganggu Warga
Berita Terkini
UMKM Perkebunan Naik...
UMKM Perkebunan Naik Kelas, BPDP Buka Jalan Menuju Pasar Global
48 menit yang lalu
Sikap Menko Polkam soal...
Sikap Menko Polkam soal Penindakan Vape Narkoba Didukung APVI dan PPEI
1 jam yang lalu
Demo Kantor Setwapres,...
Demo Kantor Setwapres, Emak-emak Tuntut Gibran Tunjukkan Ijazah SMA
1 jam yang lalu
Kemenhut Jerat Tersangka...
Kemenhut Jerat Tersangka Korporasi dalam Kasus Perambahan Hutan Lindung Tanjung Piayu
2 jam yang lalu
Perkuat Akses Kesehatan...
Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat, Rudy Susmanto Dorong Sinergi Sektor Swasta dan Pemkab Bogor
2 jam yang lalu
Dorong Birokrasi Profesional,...
Dorong Birokrasi Profesional, Bupati Bogor Terapkan Seleksi Terbuka Berbasis Sistem Merit
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved