1.100 anak kebutuhan khusus liburan di mall
Rabu, 12 Desember 2012 - 21:31 WIB
1.100 anak kebutuhan khusus liburan di mall
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 1.100 anak dengan kebutuhan khusus yang berada di eks Karesidenan Pekalongan, mendapatkan fasilitas permainan gratis di salah satu Zona Permainan di Mal Kota Tegal.
Menurut salah satu penyelenggara dari The Precious One Ratnawati Sutedjo, kegiatan bertujuan untuk memberi kesempatan kepada anak kebutuhan khusus, untuk bisa menikmati permainan seperti yang biasa dilakukan oleh anak normal.
"Kalau anak normal sudah hal biasa main di Zona Permainan. Tapi kalau anak kebutuhan khusus, pasti jarang atau mungkin tidak pernah. Kami ingin anak kebutuhan khusus bisa merasakan permainan yang menyenangkan di Zona Permainan," katanya di Kota Tegal, Rabu (12/12/2012).
Pihaknya bersama Zona Permainan Happy Time menyediakan 10 lembar kupon, kepada masing-masing anak untuk bisa menikmati wahana permainan yang ada.
Bahkan, anak-anak itu harus bisa menghabiskan kupon-kupon itu untuk ikut menikmati permainan.
"Jangan sampai sisa. Karena kami ingin mereka bisa bermain," ujarnya.
Lantaran dengan permainan yang mereka nikmati, maka anak-anak berkebutuhan khusus juga bisa terasah daya kekreatifitasannya. Sehingga mereka bisa semakin sigap dan kreatif.
Menurut salah satu penyelenggara dari The Precious One Ratnawati Sutedjo, kegiatan bertujuan untuk memberi kesempatan kepada anak kebutuhan khusus, untuk bisa menikmati permainan seperti yang biasa dilakukan oleh anak normal.
"Kalau anak normal sudah hal biasa main di Zona Permainan. Tapi kalau anak kebutuhan khusus, pasti jarang atau mungkin tidak pernah. Kami ingin anak kebutuhan khusus bisa merasakan permainan yang menyenangkan di Zona Permainan," katanya di Kota Tegal, Rabu (12/12/2012).
Pihaknya bersama Zona Permainan Happy Time menyediakan 10 lembar kupon, kepada masing-masing anak untuk bisa menikmati wahana permainan yang ada.
Bahkan, anak-anak itu harus bisa menghabiskan kupon-kupon itu untuk ikut menikmati permainan.
"Jangan sampai sisa. Karena kami ingin mereka bisa bermain," ujarnya.
Lantaran dengan permainan yang mereka nikmati, maka anak-anak berkebutuhan khusus juga bisa terasah daya kekreatifitasannya. Sehingga mereka bisa semakin sigap dan kreatif.
(stb)