Tugu Yogya akan dibuka, tak boleh disentuh

Rabu, 12 Desember 2012 - 17:04 WIB
Tugu Yogya akan dibuka,...
Tugu Yogya akan dibuka, tak boleh disentuh
A A A
Sindonews.com - Setelah mengalami perbaikan, Tugu Pal Putih atau yang dikenal sebagai Tugu Yogyakarta akan dibuka lagi untuk umum pada 18 Desember 2012 mendatang.

Namun, untuk menjaga kondisi bangunan bersejarah yang berada di ujung Utara Jalan Pangeran Mangkubumi tersebut masyarakat dilarang menyentuh secara langsung.

Dinas Kebudayaan DIY akan menempatkan petugas pemantau dan pengawas untuk memastikan tidak adanya masyarakat yang menyentuh langsung bangunan tersebut. Saat ini telah dipasang space pelindung berupa taman disekeliling bangunan yang proses revitalisasinya menelan anggaran Rp649 juta tersebut.

Pengawasan akan dilakukan secara berkala melihat situasi dan kondisi. Sementara untuk memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin berfoto di Tugu Pal Putih, disediakan trotoar selebar setengah meter mengelilingi bangunan berusia lebih dari 100 tahun tersebut.

"Peresmian tugu akan dibarengkan dengan peresmian revitalisasi jagang Benteng Vredeburg. Kami sudah mengirimkan surat kepada Pak Gubernur untuk meresmikan dua bangunan tersebut. Kalau tidak ada agenda lain, diharapkan beliau dapat memenuhi permintaan ini pada 18 Desember nanti," tandas Kepala Bidang Sejarah Purbakala dan Musium Dinas Kebudayaan Nursatwika, Rabu (12/12/2012).

Berdasarkan pemantauan dan laporan yang diterimanya, proses revitalisasi saat ini sudah mencapai 98 persen. Kegiatan yang dijadwalkan selesai dalam 90 hari kerja tersebut masih menyisakan pekerjaan berupa pemasangan batu andesit di sisi tenggara.

Tugu Pal Putih pada awalnya disebut sebagai Tugu Golong Gilig yang dibangun masa Sri Sultan HB I pada tahun 1755. Disebut golong gilig karena bentuk strukturnya yang gilig dan memiliki puncak bulat atau golong. Bangunan aslinya memiliki tinggi 25 meter dan lebih tinggi dibandingkan kondisi saat ini.

Tugu berubah menjadi Pal Putih karena rusak parah terbelah menjadi dua karena gempa bumi pada 10 Juni 1867. Bangunan yang terlihat saat ini merupakan hasil renovasi yang dilakukan Pemerintah Kolonial Belanda pada 1889.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
48 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved