Tagih listrik Manager PLN dipukul
Selasa, 11 Desember 2012 - 22:15 WIB
Tagih listrik Manager PLN dipukul
A
A
A
Sindonews.com - Korban pemukulan, Manager Area PT PLN Disjaya, Area Cempaka Putih Ir. H.M. Fatkhul Hakim, malaporkan kejadian pemukulan dirinya yang dilakukan oleh Muhammad Tahir Mahmud ke Mapolres Jakarta Pusat, Selasa (11/12/2012).
Kejadian penganiayaan bermula saat Fatkhul Hakim datang ke Hotel Virgo Jalan Raya Bungur Nomor 130, Kemayoran Jakarta Pusat, untuk menagih tunggakan listrik hotel yang sudah mencapai Rp10 juta.
Awalnya Fakhtul bertemu dengan karyawan hotel, namun ketika Fakhtul berbicara soal pemutusan sambungan karyawan tersebut, memanggil pemilik yang tidak lain adalah Muhammad Tahir Mahmud.
"Kami sempat duduk di sofa yang ada diloby hotel dan saya jelaskan bahwa pihak Hotel Virgo sudahmenunggak selama dua bulan, dan harus dibayar paling telat jam tiga sore," jelas Fatkhul saat dihubungi Sindonews melalui asistennya, Selasa (11/12/2012).
Mendengar itu Tahir langsung memukul wajah Fakhtul, dan mengenai bagian bibir sebelah kanan bawahnya. Akibatnya, darah pun menyebul memenuhi bajunya. Tidak hanya itu Tahir mendapat makian dan kata-kata bernada ancaman.
"Kalau PLN sampai memutus listrik, maka anggota tubuh kamu akan saya putus juga," kata Khairul menirukan kata-kata Muhammad Tahir Mahmud.
Bersama luka di bagian bibir, korban keluar loby hotel menuju kendaraannya. Kemudian, melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut ke Mapolres Jakarta Pusat.
Kejadian penganiayaan bermula saat Fatkhul Hakim datang ke Hotel Virgo Jalan Raya Bungur Nomor 130, Kemayoran Jakarta Pusat, untuk menagih tunggakan listrik hotel yang sudah mencapai Rp10 juta.
Awalnya Fakhtul bertemu dengan karyawan hotel, namun ketika Fakhtul berbicara soal pemutusan sambungan karyawan tersebut, memanggil pemilik yang tidak lain adalah Muhammad Tahir Mahmud.
"Kami sempat duduk di sofa yang ada diloby hotel dan saya jelaskan bahwa pihak Hotel Virgo sudahmenunggak selama dua bulan, dan harus dibayar paling telat jam tiga sore," jelas Fatkhul saat dihubungi Sindonews melalui asistennya, Selasa (11/12/2012).
Mendengar itu Tahir langsung memukul wajah Fakhtul, dan mengenai bagian bibir sebelah kanan bawahnya. Akibatnya, darah pun menyebul memenuhi bajunya. Tidak hanya itu Tahir mendapat makian dan kata-kata bernada ancaman.
"Kalau PLN sampai memutus listrik, maka anggota tubuh kamu akan saya putus juga," kata Khairul menirukan kata-kata Muhammad Tahir Mahmud.
Bersama luka di bagian bibir, korban keluar loby hotel menuju kendaraannya. Kemudian, melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut ke Mapolres Jakarta Pusat.
(stb)