TPST baru Tegal beroperasi awal 2013
Selasa, 11 Desember 2012 - 19:07 WIB
TPST baru Tegal beroperasi awal 2013
A
A
A
Sindonews.com - Pembangunan tiga unit Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Tegal rencananya akan mulai digunakan awal 2013 mendatang.
Kepala Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) Pemerintah Kota Tegal Nur Effendi saat meninjau lokasi TPST Kecamatan Tegal Selatan di Pemakaman Umum Arum Kelurahan Randugunting Kota Tegal mengatakan, tahun 2012 Pemkot Tegal membangun 3 unit TPST yang berada di Kecamatan Tegal Timur, Kecamatan Tegal Barat, dan Kecamatan Tegal Selatan.
Masing-masing TPST dibangun dengan biaya sebesar Rp 400 juta atau total Rp 1,2 miliar dari APBN.
"TPST sendiri sudah dibangun sejak pertengahan tahun dan dijadwalkan selesai akhir tahun 2012," katanya, Selasa (11/12/2012).
Menurut Effendi, pembangunan TPST diharapkan menjadi solusi bagi warga, hal ini ini dikarenakan TPST akan dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).
Oleh karena itu, keberadaan TPST bisa mengurangi pengangguran, karena banyak tenaga kerja bisa terserap. Apalagi dalam pengelolaan TPST, KSM juga mendapatkan pembinaan langsung dari Pemerintah Kota Tegal.
TPST sudah bisa dioperasional awal tahun 2013. Hal ini dikarenakan lokasi TPST dan penyedian alat pengolah sampah selesai bulan Desember 2012.
Enny Yuningsih Anggota Komisi 3 DPRD Kota Tegal meminta KSM serius dalam mengelola TPST. Sebab, TPST selain mengurangi pengangguran, juga untuk mengurangi volume sampah di Kota Tegal.
Enny juga berharap, Pemerintah Kota Tegal turut membantu pembinaan dan pengawasan TPST, khususnya dalam pemasaran produk-produk TPST seperti pupuk kompos.
Kepala Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru) Pemerintah Kota Tegal Nur Effendi saat meninjau lokasi TPST Kecamatan Tegal Selatan di Pemakaman Umum Arum Kelurahan Randugunting Kota Tegal mengatakan, tahun 2012 Pemkot Tegal membangun 3 unit TPST yang berada di Kecamatan Tegal Timur, Kecamatan Tegal Barat, dan Kecamatan Tegal Selatan.
Masing-masing TPST dibangun dengan biaya sebesar Rp 400 juta atau total Rp 1,2 miliar dari APBN.
"TPST sendiri sudah dibangun sejak pertengahan tahun dan dijadwalkan selesai akhir tahun 2012," katanya, Selasa (11/12/2012).
Menurut Effendi, pembangunan TPST diharapkan menjadi solusi bagi warga, hal ini ini dikarenakan TPST akan dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).
Oleh karena itu, keberadaan TPST bisa mengurangi pengangguran, karena banyak tenaga kerja bisa terserap. Apalagi dalam pengelolaan TPST, KSM juga mendapatkan pembinaan langsung dari Pemerintah Kota Tegal.
TPST sudah bisa dioperasional awal tahun 2013. Hal ini dikarenakan lokasi TPST dan penyedian alat pengolah sampah selesai bulan Desember 2012.
Enny Yuningsih Anggota Komisi 3 DPRD Kota Tegal meminta KSM serius dalam mengelola TPST. Sebab, TPST selain mengurangi pengangguran, juga untuk mengurangi volume sampah di Kota Tegal.
Enny juga berharap, Pemerintah Kota Tegal turut membantu pembinaan dan pengawasan TPST, khususnya dalam pemasaran produk-produk TPST seperti pupuk kompos.
(ysw)