Dimutasi, 3 PNS ngadu ke DPRD Bone
Selasa, 11 Desember 2012 - 17:55 WIB
Dimutasi, 3 PNS ngadu ke DPRD Bone
A
A
A
Sindoews.com - Mutasi 135 pejabat teras Pemerintah Kabupaten Bone, oleh Bupati Bone berbuntut panjang. Tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bernaung di jajaran dinas pendidikan mengadukan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone.
Ketiga PNS tersebut masing-masing Dra Hj Nurhayati yang sebelumnya menjabat sebagai Pengawas TK/SD di Kecamatan Tanete Riattang kini menduduki jabatan sebagai guru bantu, Budiman M Pd yang memegang jabatan Kepala SMPN 4 Sibulue kini menjabat guru bantu, dan Haedar Kepala Sub Bagian Umum Dinas Pendidikan yang menjadi staf biasa.
Menurut mereka, mutasi yang dilakukan oleh tim Baperjakat dinilai penuh dengan politik menjelang pemilihan kepala daerah dan Bupati Bone, HAM Idris Galigo selaku pemegang birokrasi yang tertinggi dalam melakukan mutasi.
"Ini kan mau pilkada, Bupati Bone, Idris Galigo melengserkan semua PNS yang tidak mau mendukung anaknya (Irsan) yang maju sebagai calon Bupati Bone," kata Nurhayati, Selasa (11/12/2012).
Sementara itu, dalam pengaduan yang dilakukan ke Komisi I DPRD Bone, ketiga PNS ini meminta agar Bupati Bone mempertanggungjawabkan mutasi yang dinilai tidak sesuai aturan.
Sementara itu, dalam rapat yang digelar Komisi I DPRD Bone membahas kinerja tim Baperjakat terhadap adanya pengaduan ketiga PNS tersebut batal dilakukan.
DPRD Bone yang kedua kalinya telah memanggil tim Baperjakat terdiri dari Kepala BKDD Bone Drs Muhammad Ridwan dan Plt Sekda Bone, A Surya Darma mangkir dari panggilan.
"Jika tidak ada itikad baik Baperjakat besok (hari ini), maka kita akan bentuk pansus," kata Firman Batari, Ketua Komisi I yang membidangi Pemerintahan, Selasa (11/12/2012).
Ditempat terpisah, Plt Sekda Bone, A Surya Dharma menjelaskan, tidak menghadiri panggilan DPRD Bone karena berbagai kegiatan rapat yang tidak kalah penting.
Ketiga PNS tersebut masing-masing Dra Hj Nurhayati yang sebelumnya menjabat sebagai Pengawas TK/SD di Kecamatan Tanete Riattang kini menduduki jabatan sebagai guru bantu, Budiman M Pd yang memegang jabatan Kepala SMPN 4 Sibulue kini menjabat guru bantu, dan Haedar Kepala Sub Bagian Umum Dinas Pendidikan yang menjadi staf biasa.
Menurut mereka, mutasi yang dilakukan oleh tim Baperjakat dinilai penuh dengan politik menjelang pemilihan kepala daerah dan Bupati Bone, HAM Idris Galigo selaku pemegang birokrasi yang tertinggi dalam melakukan mutasi.
"Ini kan mau pilkada, Bupati Bone, Idris Galigo melengserkan semua PNS yang tidak mau mendukung anaknya (Irsan) yang maju sebagai calon Bupati Bone," kata Nurhayati, Selasa (11/12/2012).
Sementara itu, dalam pengaduan yang dilakukan ke Komisi I DPRD Bone, ketiga PNS ini meminta agar Bupati Bone mempertanggungjawabkan mutasi yang dinilai tidak sesuai aturan.
Sementara itu, dalam rapat yang digelar Komisi I DPRD Bone membahas kinerja tim Baperjakat terhadap adanya pengaduan ketiga PNS tersebut batal dilakukan.
DPRD Bone yang kedua kalinya telah memanggil tim Baperjakat terdiri dari Kepala BKDD Bone Drs Muhammad Ridwan dan Plt Sekda Bone, A Surya Darma mangkir dari panggilan.
"Jika tidak ada itikad baik Baperjakat besok (hari ini), maka kita akan bentuk pansus," kata Firman Batari, Ketua Komisi I yang membidangi Pemerintahan, Selasa (11/12/2012).
Ditempat terpisah, Plt Sekda Bone, A Surya Dharma menjelaskan, tidak menghadiri panggilan DPRD Bone karena berbagai kegiatan rapat yang tidak kalah penting.
(ysw)