Hari ini, terakhir normalisasi jalur Cilebut
Selasa, 11 Desember 2012 - 10:26 WIB
Hari ini, terakhir normalisasi jalur Cilebut
A
A
A
Sindonews.com - Setelah hampir sebulan melakukan pengerjaan rel longsor, di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukkaraja, Kabupaten Bogor, akhirnya hari ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyelesaikan proses normalisasi dua jalur.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pada hari terakhir normalisasi dua jalur, PT KAI melakukan pemasangan kabel aliran listrik di lokasi rel longsor. Pemasangan kabel listrik tersebut, hanya membutuhkan waktu setengah hari. Para pekerja terus berupaya, agar hari ini selesai dikerjakan.
Selain itu, dihari terakhir pengerjaan normalisasi, para petugas juga melakukan pengerjaan finising berupa memadati bantalan rel agar tidak amblas kembali.
Direncaanakan, sore hari ini, petugas PT KAI akan melakukan uji coba rangkaian kereta api listrik dua jalur tersebut. Jika uji coba tidak ada kendala, maka pengoerasian dua jalur akan dilakukan besok atau lusa.
Sementara itu, proses pengerjaan normalisasi telah memakan waktu 23 hari, sejak terjadinya longsor. Padahal PT KAI manargetkan hanya 21 hari. Molornya pengerjaan normalisai, diakui PT KAI karena faktor cuaca yang selalu turun hujan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pada hari terakhir normalisasi dua jalur, PT KAI melakukan pemasangan kabel aliran listrik di lokasi rel longsor. Pemasangan kabel listrik tersebut, hanya membutuhkan waktu setengah hari. Para pekerja terus berupaya, agar hari ini selesai dikerjakan.
Selain itu, dihari terakhir pengerjaan normalisasi, para petugas juga melakukan pengerjaan finising berupa memadati bantalan rel agar tidak amblas kembali.
Direncaanakan, sore hari ini, petugas PT KAI akan melakukan uji coba rangkaian kereta api listrik dua jalur tersebut. Jika uji coba tidak ada kendala, maka pengoerasian dua jalur akan dilakukan besok atau lusa.
Sementara itu, proses pengerjaan normalisasi telah memakan waktu 23 hari, sejak terjadinya longsor. Padahal PT KAI manargetkan hanya 21 hari. Molornya pengerjaan normalisai, diakui PT KAI karena faktor cuaca yang selalu turun hujan.
(san)