Beraksi di atas Transjakarta, pencopet babak belur
Senin, 10 Desember 2012 - 12:44 WIB
Beraksi di atas Transjakarta, pencopet babak belur
A
A
A
Sindonews.com - Seorang penumpang bus Transjakarta bernama Syahril, berhasil mengagalkan upaya pencopetan terhadap dirinya di Shelter Transjakarta Kuningan Madya.
Aksi tersebut, terjadi ketika pelaku yang diketahui bernama Irvan Pasaribu, berusaha mengambil handphone Blackberry milik Syahril yang tengah menunggu datangnya bus Transjakarta.
”Saya naik dari Kuningan Timur menuju Sudirman. Aksi pencopetan itu terjadi sekira pukul 11.15 WIB, saat saya naik bus Transjakarta dari halte Kuningan Timur,” ujar Syahril kepada wartawan,
Setelah berada di atas bus, pria paruh baya yang mengaku tinggal di kawasan Jakarta Utara ini, melihat tas kecil yang dibawanya dalam kondisi terbuka, dan telepon genggam Blackberry miliknya telah raib.
Beberapa penumpang yang berada di dekatnya, lalu memberitahukan kepada Syahril, bahwa dirinya baru saja menjadi korban pencopetan. Sejumlah penumpang lalu menunjuk pelaku yang juga menumpang bus itu. Syahril pun langsung menginterogasi dan memeriksa tas pelaku.
Hasilnya, Syahril menemukan Blackberry miliknya berada di dalam tas pelaku. ”Ketika saya periksa, Blackberry saya ada di tas pelaku,” imbuhnya.
Penumpang yang marah langsung melayangkan pukulan ke arah wajah pelaku. Petugas lalu mengamankan dan menurunkan pelaku di bus singgah di halte Kuningan Madya depan kantor KPK.
Sejumlah warga yang berada di lokasi juga sempat melayangkan pukulan ke wajah Irvan. Tak lama berselang, petugas kepolisian yang tanggap langsung menarik Irvan ke pos satpam, kantor Jasa Raharja.
Kemudian, pelaku dibawa ke Polsek Metro Setiabudi, berikut barang bukti sebuah tas dan Blackberry milik korban.
Aksi tersebut, terjadi ketika pelaku yang diketahui bernama Irvan Pasaribu, berusaha mengambil handphone Blackberry milik Syahril yang tengah menunggu datangnya bus Transjakarta.
”Saya naik dari Kuningan Timur menuju Sudirman. Aksi pencopetan itu terjadi sekira pukul 11.15 WIB, saat saya naik bus Transjakarta dari halte Kuningan Timur,” ujar Syahril kepada wartawan,
Setelah berada di atas bus, pria paruh baya yang mengaku tinggal di kawasan Jakarta Utara ini, melihat tas kecil yang dibawanya dalam kondisi terbuka, dan telepon genggam Blackberry miliknya telah raib.
Beberapa penumpang yang berada di dekatnya, lalu memberitahukan kepada Syahril, bahwa dirinya baru saja menjadi korban pencopetan. Sejumlah penumpang lalu menunjuk pelaku yang juga menumpang bus itu. Syahril pun langsung menginterogasi dan memeriksa tas pelaku.
Hasilnya, Syahril menemukan Blackberry miliknya berada di dalam tas pelaku. ”Ketika saya periksa, Blackberry saya ada di tas pelaku,” imbuhnya.
Penumpang yang marah langsung melayangkan pukulan ke arah wajah pelaku. Petugas lalu mengamankan dan menurunkan pelaku di bus singgah di halte Kuningan Madya depan kantor KPK.
Sejumlah warga yang berada di lokasi juga sempat melayangkan pukulan ke wajah Irvan. Tak lama berselang, petugas kepolisian yang tanggap langsung menarik Irvan ke pos satpam, kantor Jasa Raharja.
Kemudian, pelaku dibawa ke Polsek Metro Setiabudi, berikut barang bukti sebuah tas dan Blackberry milik korban.
(san)