Bayi kembar ditemukan tewas terapung dalam loyang
Sabtu, 08 Desember 2012 - 19:52 WIB
Bayi kembar ditemukan tewas terapung dalam loyang
A
A
A
Sindonews.com - Diduga menjadi korban pembunuhan, bayi kembar ditemukan tewas terapung dalam loyang. Sebelumnya, kakak korban sempat melihat ada pria bertopeng masuk rumah.
Warga kelurahan Winangun Satu, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (8/12/2012) digemparkan dengan ditemukannya jasad bayi kembar dengan kondisi terapung di dalam loyang yang berada di rumahnya.
Bayi kermbar bernama Raldo dan Ralfa yang baru berusia empat bulan, ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan. Sebelumnya, bayi kembar tersebut ditinggal sebentar oleh sang ibu untuk keperluan membeli susu.
Isak tangis histeris ibu sang bayi tak bisa dibendung ketika kembali kerumahnya sudah banyak orang serta mendapati kedua anak laki-lakinya tewas secara tragis.
Jasad kedua bayi ini ditemukan pertama kali oleh warga yang mendapat kabar dari kakak korban yang berteriak minta tolong, karena melihat dua orang bertopeng masuk. Ketika di ikuti bayi kembar tersebut yang sebelumnya sedang tidur, hilang diduga akan diculik.
Warga sekitar berusaha membantu dengan mencari kedua bayi tersebut. Namun malang, ketika ditemukan bayi tu sudah terapung dalam loyang.
"Kami langsung mendatangi rumah itu setelah kakak korban berteriak minta tolong," ujar Vicky tetangga korban.
Setelah diberitahu ada dua orang tak dikenal di rumahnya, warga langsung menyerbu masuk rumah. Namun kedua pria bertopeng itu sudah tidak ada.
Kemudian kakak korban memberitahu kalau adiknya yang sedang tidur hilang. Warga kemudian bantu mencari, tapi ketika ditemukan sudah tewas tenggelam di dalam loyang.
Kapolsek Malalayang AKP Hernawan Sanusi menjelaskan, kini kasusu tersebut sudah ditangani petugas.
"Kami sedang memburu dua orang misterius yang masuk rumah," katanya.
Jasad kedua bayi tersebut kemudian di evakuasi ke Rumah Sakit Prof Kandow untuk diotopsi. Sementara aparat kepolisian masih menyelidiki kasus kematian bayi kembar tersebut.
Warga kelurahan Winangun Satu, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (8/12/2012) digemparkan dengan ditemukannya jasad bayi kembar dengan kondisi terapung di dalam loyang yang berada di rumahnya.
Bayi kermbar bernama Raldo dan Ralfa yang baru berusia empat bulan, ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan. Sebelumnya, bayi kembar tersebut ditinggal sebentar oleh sang ibu untuk keperluan membeli susu.
Isak tangis histeris ibu sang bayi tak bisa dibendung ketika kembali kerumahnya sudah banyak orang serta mendapati kedua anak laki-lakinya tewas secara tragis.
Jasad kedua bayi ini ditemukan pertama kali oleh warga yang mendapat kabar dari kakak korban yang berteriak minta tolong, karena melihat dua orang bertopeng masuk. Ketika di ikuti bayi kembar tersebut yang sebelumnya sedang tidur, hilang diduga akan diculik.
Warga sekitar berusaha membantu dengan mencari kedua bayi tersebut. Namun malang, ketika ditemukan bayi tu sudah terapung dalam loyang.
"Kami langsung mendatangi rumah itu setelah kakak korban berteriak minta tolong," ujar Vicky tetangga korban.
Setelah diberitahu ada dua orang tak dikenal di rumahnya, warga langsung menyerbu masuk rumah. Namun kedua pria bertopeng itu sudah tidak ada.
Kemudian kakak korban memberitahu kalau adiknya yang sedang tidur hilang. Warga kemudian bantu mencari, tapi ketika ditemukan sudah tewas tenggelam di dalam loyang.
Kapolsek Malalayang AKP Hernawan Sanusi menjelaskan, kini kasusu tersebut sudah ditangani petugas.
"Kami sedang memburu dua orang misterius yang masuk rumah," katanya.
Jasad kedua bayi tersebut kemudian di evakuasi ke Rumah Sakit Prof Kandow untuk diotopsi. Sementara aparat kepolisian masih menyelidiki kasus kematian bayi kembar tersebut.
(ysw)