Perempuan & anak rentan terinfeksi HIV
Jum'at, 07 Desember 2012 - 14:32 WIB
Perempuan & anak rentan terinfeksi HIV
A
A
A
Sindonews.com - Tingginya penularan HIV AIDS terhadap perempuan dan anak, salah satunya disebabkan dengan prilaku tidak setia dengan pasangan hidupnya.
Hal itu terungkap dalam diskusi yang bertemakan "Lindungi Perempuan dan Anak Dari HIV dan AIDS" di di Gedung Sarinah, Jakarta.
Menurut Sekretaris KPAP DKI Jakarta Rohana Manggala, dalam kehidupan berkeluarga dibutuhkan saling kepercayaan dan menjaga kesetiaan antara suami istri. Dengan adanya kesetiaan kepada pasangan hidup, akan mencegah penularan HIV AIDS terhadap pasangan kita masing-masing.
“Dalam kehidupan keluarga, suami dan istri perlu ada mutual respect atau saling menghormati dan saling menjaga. Karena saat ini kasus resiko penularan HIV AIDS, melalui heteroseksual cenderung meningkat setiap tahunnya,”kata Rohana, Jumat (7/12/2012).
Ia mengatakan, heteroseksual tentunya bisa menularkan virus, yang menyerang daya tahan tubuh itu kepada Ibu Rumah Tangga dan bayi.
“Dalam kesempatan ini saya ingin mengajak masyarakat, untuk menghapus stigma dan diskriminasi serta meningkatkan partisipasi laki-laki atau suami terhadap perempuan,”ungkapnya.
Rohana berharap, kegiatan ini juga dapat meningkatkan partisipasi laki-laki atau suami dalam pemenuhan hak reproduksi perempuan.
“Pasalnya, perempuan rentan terinfeksi HIV dan hal ini berdampak terhadap anak," jelas Rohana.
Rohana juga berpendapat perlunya sikap saling menghormati, dan menjaga dalam hubungan suami istri sebagai salah satu langkah dasar pencegahan HIV AIDS.
"Dalam kehidupan keluarga, suami dan istri perlu ada mutual respect, saling menghormati dan saling menjaga. Terutama karena saat ini kasus resiko penularan melalui heteroseksual cenderung meningkat setiap tahunnya. Hal ini berakibat penyebaran HIV AIDS ke Ibu Rumah Tangga dan bayi," tambahnya.
Rencananya, Tanggal 9 Desember mendatang, KPAP DKI akan menggelar berbagai macam kegiatan berupa bakti sosial dan berbagai kegiatan peduli penyebaran infeksi HIV.
"KPAP DKI juga menggelar bakti sosial yaitu pemeriksaan kekebalan tubuh atau CD4, pemeriksaan jumlah virus HIV, serta pemberian susu. Semua acara ini rencananya digelar di Silang Monas mulai pukul 06.30 pagi," imbuhnya.
Hal itu terungkap dalam diskusi yang bertemakan "Lindungi Perempuan dan Anak Dari HIV dan AIDS" di di Gedung Sarinah, Jakarta.
Menurut Sekretaris KPAP DKI Jakarta Rohana Manggala, dalam kehidupan berkeluarga dibutuhkan saling kepercayaan dan menjaga kesetiaan antara suami istri. Dengan adanya kesetiaan kepada pasangan hidup, akan mencegah penularan HIV AIDS terhadap pasangan kita masing-masing.
“Dalam kehidupan keluarga, suami dan istri perlu ada mutual respect atau saling menghormati dan saling menjaga. Karena saat ini kasus resiko penularan HIV AIDS, melalui heteroseksual cenderung meningkat setiap tahunnya,”kata Rohana, Jumat (7/12/2012).
Ia mengatakan, heteroseksual tentunya bisa menularkan virus, yang menyerang daya tahan tubuh itu kepada Ibu Rumah Tangga dan bayi.
“Dalam kesempatan ini saya ingin mengajak masyarakat, untuk menghapus stigma dan diskriminasi serta meningkatkan partisipasi laki-laki atau suami terhadap perempuan,”ungkapnya.
Rohana berharap, kegiatan ini juga dapat meningkatkan partisipasi laki-laki atau suami dalam pemenuhan hak reproduksi perempuan.
“Pasalnya, perempuan rentan terinfeksi HIV dan hal ini berdampak terhadap anak," jelas Rohana.
Rohana juga berpendapat perlunya sikap saling menghormati, dan menjaga dalam hubungan suami istri sebagai salah satu langkah dasar pencegahan HIV AIDS.
"Dalam kehidupan keluarga, suami dan istri perlu ada mutual respect, saling menghormati dan saling menjaga. Terutama karena saat ini kasus resiko penularan melalui heteroseksual cenderung meningkat setiap tahunnya. Hal ini berakibat penyebaran HIV AIDS ke Ibu Rumah Tangga dan bayi," tambahnya.
Rencananya, Tanggal 9 Desember mendatang, KPAP DKI akan menggelar berbagai macam kegiatan berupa bakti sosial dan berbagai kegiatan peduli penyebaran infeksi HIV.
"KPAP DKI juga menggelar bakti sosial yaitu pemeriksaan kekebalan tubuh atau CD4, pemeriksaan jumlah virus HIV, serta pemberian susu. Semua acara ini rencananya digelar di Silang Monas mulai pukul 06.30 pagi," imbuhnya.
(stb)