Komentar beragam tanggapi sistem genap ganjil,

Kamis, 06 Desember 2012 - 18:42 WIB
Komentar beragam tanggapi...
Komentar beragam tanggapi sistem genap ganjil,
A A A
Sindonews.com - Masyarakat pengguna kendaraan memberikan komentar beragam, terkait rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memberlakukan sistem genap-ganjil, bagi kendaraan yang menggunakan jalan raya.

"Saya setuju kalau itu dilakukan untuk mengurangi kemacetan. Tapi jangan motor, karena yang paling memakan badan jalan Mobil," Ujar Bayu Setiadi, Karyawan sebuah perusahaan swasta saat ditanya Sindonews.com, seputar kebijakan genap-ganjil di Jalan. Sudirman (6/12/2012).

Sementara Renny Silviany (32), pengemudi mobil honda jazz merah saat ditanyai soal kebijakan genap ganjil mengaku belum tahu soal itu. Tapi jika itu satu-satunya cara untuk menurunkan kemacetan, Ia setuju sejauh angkutan publik dibenahi khususnya Bus Transjakarta.

"Saya belum tahu si soal itu. Tapi kalau itu jalan satu-satunya untuk mengatasi macet, ya saya setuju. Yang penting angkutan umum diperbaiki, khususnya armada Bus Tranjakarta ditambah," Ujarnya.

Berbeda dengam Adi warga Penggilingan Jakarta Timur, yang mengaku keberatan dengan adanya sistem tersebut. Pasalnya, Ia harus bekerja setiap hari dan menggunakan kendaraannya.

"Saya kurang setuju mas, karena saya bekerja setiap hari dengan menggunakan mobil saya," ujar Adi yang saat itu menggunakan mobil Avanza silver.

Seperti diketahui kebijakan ganjil genap, merupakan kebijakan yang ditawarkan pemerintah dan kepolisian, dalam upaya menurunkan tingkat kemacetan di Jakarta. Namun demikian sosialisasi harus terus digencarkan, sebelum program tersebut direalisasikan.

Mekanisme pemberlakuan genap-ganjil ini, jika jadi diterapkan maka kendaraan bernopol ganjil-genap akan bergantian melintas Jakarta setiap harinya.

Bila hari Senin hanya kendaraan bernopol ganjil boleh menggunakan jalan raya yang ditentukan. Berarti, hari Selasa kendaraan bernopol genap yang bisa beroperasi.

Awalnya sistem ini akan akan diberlakukan pagi pukul 07.00-09.00 WIB, dan sore hari pukul 16.30-19.30 WIB.
(stb)
Berita Terkait
Satgas Relaksasi Aturan...
Satgas Relaksasi Aturan Lalu Lintas Hewan Rentan PMK
Bandel, Satlantas Polresta...
Bandel, Satlantas Polresta Barelang Tertibkan Beberapa Truk Bawa Pasir
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Perbaikan Lampu Lalu...
Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI
3 Jalan di Jakarta Paling...
3 Jalan di Jakarta Paling Banyak Pelanggaran Lalu Lintas
Potret Atraksi Polisi...
Potret Atraksi Polisi Cilik Adu Keterampilan hingga Variasi Gerak Lalu Lintas di Semarang
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
2 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
2 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
3 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
9 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
9 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
11 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved