Hujan deras, jalan di Polman tergenang
Selasa, 04 Desember 2012 - 16:42 WIB
Hujan deras, jalan di Polman tergenang
A
A
A
Sindonews.com – Diguyur hujan selama tiga hari, sejumlah jalan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat tergenang air. Bahkan disejumlah kelurahan, ketinggian air bisa mencapai lutut orang dewasa.
Pantauan SINDO, wilayah Tanro, Kelurahan Polewali dan Kelurahan Mammi masuk dalam lokasi yang tergenang. Air dengan ketinggian setengah meter menggenangi jalanan yang menghubungkan antara Kelurahan Polewali dan Mammi. Bahkan, air sempat memasuki rumah-rumah warga dari dua wilayah itu.
Pantauan SINDO, luapan air yang menggenangi jalan sekitar satu kilometer itu mengakibatkan sejumlah kendaraan yang melintas harus berhati-hati. Khususnya bagi kendaraan roda dua.
Bahar (34) salah satu warga Tanro, mengatakan banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi. Sungai kecil yang merupakan aliran sungai Mammi yang berasal dari gunung meluap karena intensitas hujan tinggi.
“Sungai-sungai ini tidak mampu menampung air yang banyak, sehingga air meluap ke jalanan. Bahkan, masuk ke rumah,” ujar Bahar, kepada SINDO, saat ditemui dilokasi banjir, Selasa (4/12/2012).
Dikatakan Bahar, banjir terus menggenangi jalan disini. Apalagi memasuki musim penghujan. jika air sungai meluap dan menggenangi jalan, kendaraan dipastikan tidak bisa lewat.
Pantauan SINDO, wilayah Tanro, Kelurahan Polewali dan Kelurahan Mammi masuk dalam lokasi yang tergenang. Air dengan ketinggian setengah meter menggenangi jalanan yang menghubungkan antara Kelurahan Polewali dan Mammi. Bahkan, air sempat memasuki rumah-rumah warga dari dua wilayah itu.
Pantauan SINDO, luapan air yang menggenangi jalan sekitar satu kilometer itu mengakibatkan sejumlah kendaraan yang melintas harus berhati-hati. Khususnya bagi kendaraan roda dua.
Bahar (34) salah satu warga Tanro, mengatakan banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi. Sungai kecil yang merupakan aliran sungai Mammi yang berasal dari gunung meluap karena intensitas hujan tinggi.
“Sungai-sungai ini tidak mampu menampung air yang banyak, sehingga air meluap ke jalanan. Bahkan, masuk ke rumah,” ujar Bahar, kepada SINDO, saat ditemui dilokasi banjir, Selasa (4/12/2012).
Dikatakan Bahar, banjir terus menggenangi jalan disini. Apalagi memasuki musim penghujan. jika air sungai meluap dan menggenangi jalan, kendaraan dipastikan tidak bisa lewat.
(ysw)