Pasca banjir, ratusan rumah berlumpur
Selasa, 04 Desember 2012 - 09:12 WIB
Pasca banjir, ratusan rumah berlumpur
A
A
A
Sindonews.com - Warga korban Banjir Bandang di Kecamatan Ampana Kota Kabupaten Tojo Una Una Provinsi Sulawesi Tengah, berupaya keras untuk membersihkan rumah mereka dari endapan lumpur. Selain merendam sekitar dua ratus rumah, banjir bandang juga menyebabkan dua rumah dan satu jembatan semi permanen hanyut terbawa air deras.
Untuk membantu warga, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una mengerahkan mobil pemadam kebakaran, untuk membantu warga setempat membersihkan endapan lumpur dari dalam rumah.
Menurut warga setempat kegiatan bersih-bersih lumpur ini, membutuhkan waktu dua hingga tiga hari kedepan. Selain melakukan pembersihan endapan lumpur, warga juga membersihkan perabotan rumah yang kotor dan basah, akibat terjangan banjir bandang yang terjadi secara tiba tiba.
Ani seorang warga Muara Toba mengatakan, kondisi rumahnya masih dipenuhi lumpur serta kekuatiran akan adanya banjir bandang susulan, menyebabkan sebagian besar warga memilih masih mengungsi.
Selain dihadapkan pada kondisi rumah mereka yang dipenuhi lumpur, warga juga mengaku kesulitan mendapatkan air bersih karena infrastruktur pipa PDAM rusak. Sedangkan air sungai belum dapat digunakan karena masih keruh.
Untuk membantu warga, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una mengerahkan mobil pemadam kebakaran, untuk membantu warga setempat membersihkan endapan lumpur dari dalam rumah.
Menurut warga setempat kegiatan bersih-bersih lumpur ini, membutuhkan waktu dua hingga tiga hari kedepan. Selain melakukan pembersihan endapan lumpur, warga juga membersihkan perabotan rumah yang kotor dan basah, akibat terjangan banjir bandang yang terjadi secara tiba tiba.
Ani seorang warga Muara Toba mengatakan, kondisi rumahnya masih dipenuhi lumpur serta kekuatiran akan adanya banjir bandang susulan, menyebabkan sebagian besar warga memilih masih mengungsi.
Selain dihadapkan pada kondisi rumah mereka yang dipenuhi lumpur, warga juga mengaku kesulitan mendapatkan air bersih karena infrastruktur pipa PDAM rusak. Sedangkan air sungai belum dapat digunakan karena masih keruh.
(stb)