Bupati Garut diharap mantan isrinya minta maaf
Senin, 03 Desember 2012 - 11:24 WIB
Bupati Garut diharap mantan isrinya minta maaf
A
A
A
Sindonews.com - Mantan istri Bupati Garut Aceng HM Fikri, Fani Oktora alias FO (18) meminta suami yang menikahinya secara siri dalam kurun waktu empat hari itu untuk segera meminta maaf.
Hal itu disampaikan FO melalui pendampingnya, Ketua Bidang Advokasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Garut Nitta K Wijaya.
"Dia (FO) mengatakan, permohonan maaf dari Aceng bukanlah cara yang sulit jika Aceng berbesar hati," tutur Nitta, saat dihubungi wartawan, Senin (3/12/2012).
Lanjutnya, hingga kini FO maupun keluarga membuka pintu maaf bagi Bupati Garut Aceng Fikri. Permintaan maaf dinilai bisa meluruskan permasalahan yang sudah terlanjur diketahui publik. Terlebih, selama ini Aceng Fikri terkesan mengumbar masalah ini di media masa.
"Minta maaf perlu dilakukan karena ini kan sudah jadi konsumsi publik," terangnya.
Nitta pun mengajak Aceng supaya menempuh jalur permintaan maaf kepada pihak-pihak terkait.
"Kan saat kenalan juga baik, putus pun mestinya baik-baik," katanya.
Menurutnya, FO maupun keluarga tidak akan menuntut apa-apa kecuali permintaan maaf. Kondisi FO juga berangsur membaik, meski sesekali masih melamun.
Untuk itu, pihak advokasi anak berusah mendampingi FO supaya tidak menyesali terus masa lalunya.
"Kami coba terus mendampinginya. Dia (FO) selalu berharap niatan baik bupati," tambahnya.
Seperti diberitakan, Bupati Aceng menikah lagi dengan gadis muda asal Limbangan, Garut. Pernikahan siri ini hanya berlangsung empat hari, dengan alasan bahwa FO "bermasalah". Selanjutnya, pernikahan siri bupati ini menjadi perhatian masyarakt luas.
Hal itu disampaikan FO melalui pendampingnya, Ketua Bidang Advokasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Garut Nitta K Wijaya.
"Dia (FO) mengatakan, permohonan maaf dari Aceng bukanlah cara yang sulit jika Aceng berbesar hati," tutur Nitta, saat dihubungi wartawan, Senin (3/12/2012).
Lanjutnya, hingga kini FO maupun keluarga membuka pintu maaf bagi Bupati Garut Aceng Fikri. Permintaan maaf dinilai bisa meluruskan permasalahan yang sudah terlanjur diketahui publik. Terlebih, selama ini Aceng Fikri terkesan mengumbar masalah ini di media masa.
"Minta maaf perlu dilakukan karena ini kan sudah jadi konsumsi publik," terangnya.
Nitta pun mengajak Aceng supaya menempuh jalur permintaan maaf kepada pihak-pihak terkait.
"Kan saat kenalan juga baik, putus pun mestinya baik-baik," katanya.
Menurutnya, FO maupun keluarga tidak akan menuntut apa-apa kecuali permintaan maaf. Kondisi FO juga berangsur membaik, meski sesekali masih melamun.
Untuk itu, pihak advokasi anak berusah mendampingi FO supaya tidak menyesali terus masa lalunya.
"Kami coba terus mendampinginya. Dia (FO) selalu berharap niatan baik bupati," tambahnya.
Seperti diberitakan, Bupati Aceng menikah lagi dengan gadis muda asal Limbangan, Garut. Pernikahan siri ini hanya berlangsung empat hari, dengan alasan bahwa FO "bermasalah". Selanjutnya, pernikahan siri bupati ini menjadi perhatian masyarakt luas.
(rsa)