Banjir bandang rendam 200 rumah
Minggu, 02 Desember 2012 - 23:28 WIB
Banjir bandang rendam 200 rumah
A
A
A
Sindonews.com - Banjir bandang terjadi di Kecamatan Ampana Kota Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah. Selain merendam 200 rumah, banjir bandang itu juga menghanyutkan sebuah rumah warga dan sebuah jembatan semi permanen.
Muh Nurdin warga setempat yang dihubungi dari Poso Sulawesi Tengah mengatakan, banjir bandang terjadi menyusul meluapnya Sungai Toba pada pukul 20.00 Wit.
"Air terus naik sehingga meluap ke pemukiman warga yang berada di sekitar aliran sungai, ketinggian air sekitar satu meter," jelas Nurdin yang dihubungi dari Poso, Minggu (2/12/2012) malam.
Rumah penduduk yang terendam dalam peristiwa banjir bandang itu berada di kelurahan Muara Toba dan Kelurahan Uentanaga bawah, Kecamatan Ampana Kota.
Banjir Bandang yang terjadi secara tiba tiba tersebut juga menghanyutkan sebuah rumah, sebuah dapur rumah warga dan sebuah jembatan semi permanen yang berada di kampung Pece kelurahan Muara Toba.
Menyusul peristiwa Banjir tersebut memaksa ratusan keluarga yang rumah rumahnya terendam banjir mengungsi ke rumah penduduk lainnya yang berada ditempat yang lebih tinggi. Warga kuatir akan adanya banjir bandang susulan yang lebih deras dan dapat mengancam keselamatan mereka.
10 kilometer dari tempat tersebut, luapan sungai Sungai Banjar di kecamatan Ampana Tete, menyebabkan banjir yang merendam badan jalan Trans Sulawesi sehingga selama 2 setengah jam arus lalu lintas terputus.
Banjir baru surut sekira pukul 22.30 WIT.
Sejauh ini tidak ada laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa banjir Bandang di Kabupaten Tojo Una Una tersebut.
Muh Nurdin warga setempat yang dihubungi dari Poso Sulawesi Tengah mengatakan, banjir bandang terjadi menyusul meluapnya Sungai Toba pada pukul 20.00 Wit.
"Air terus naik sehingga meluap ke pemukiman warga yang berada di sekitar aliran sungai, ketinggian air sekitar satu meter," jelas Nurdin yang dihubungi dari Poso, Minggu (2/12/2012) malam.
Rumah penduduk yang terendam dalam peristiwa banjir bandang itu berada di kelurahan Muara Toba dan Kelurahan Uentanaga bawah, Kecamatan Ampana Kota.
Banjir Bandang yang terjadi secara tiba tiba tersebut juga menghanyutkan sebuah rumah, sebuah dapur rumah warga dan sebuah jembatan semi permanen yang berada di kampung Pece kelurahan Muara Toba.
Menyusul peristiwa Banjir tersebut memaksa ratusan keluarga yang rumah rumahnya terendam banjir mengungsi ke rumah penduduk lainnya yang berada ditempat yang lebih tinggi. Warga kuatir akan adanya banjir bandang susulan yang lebih deras dan dapat mengancam keselamatan mereka.
10 kilometer dari tempat tersebut, luapan sungai Sungai Banjar di kecamatan Ampana Tete, menyebabkan banjir yang merendam badan jalan Trans Sulawesi sehingga selama 2 setengah jam arus lalu lintas terputus.
Banjir baru surut sekira pukul 22.30 WIT.
Sejauh ini tidak ada laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa banjir Bandang di Kabupaten Tojo Una Una tersebut.
(ysw)