Kota Tua harus dijadikan lokasi festival budaya
Minggu, 02 Desember 2012 - 21:51 WIB
Kota Tua harus dijadikan lokasi festival budaya
A
A
A
Sindonews.com – Pengamat Kebijakan Publik Yayat Supriyatna menilai, revitalisasi kawasan Kota Tua yang akan dilakukan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama akan efektif, jika dijadikan sebagai festival budaya.
Festival budaya sebagai wadah dalam mengembangkan dan melestarikan budaya betawi. Bangunan di Kota Tua juga masih terjaga kesan tuanya. Kondisi seperti in, harusnya Pemprov juga bisa memaksimalkan.
"Dari dulu itu, revitalisasi Kota Tua itu sebagai festival budaya. Bangunan-bangunan tua yang masih terjaga itu kan bisa difungsikan. Dengan fasilitas yang memadai juga dapat difungsikan," ujar Yayat saat dihubungi di Jakarta, Minggu (2/12/2012).
Selain itu, kawasan ini dapat dijadikan sebagai ajang seminar internasional. Karena Kota Tua merupakan tempat yang strategis dan mudah dijangkau. Dapat dijangkau dengan kereta untuk warga yang diluar Jakarta. Juga mudah dijangkau menggunakan Bus Transjakarta.
"Kota Tua itu bisa dijadikan ajang seminar internasional itu. Jadi tidak usah bermacet-macet ke sentul. Menggunakan kereta kan bisa, karena dekat dengan Stasiun Kota," tambahnya.
Dengan dijadikannya Kota Tua sebagai lokasi seminar internasional, bisa dilakukan kerjasama yang menguntungkan antara Pemprov DKI dengan PT KAI.
"Dari situ, pemda bisa kerjasama dengan PT. KAI," tukasnya.
Ada satu keuntungan yang bisa didapat Jika hal ini terealisasi. Adanya sinergi antara Pemprov DKI dengan pihak transportasi, untuk memaksimalkan pelayanan jasa angkutan, seperti Kereta Api dan Bus Transjakarta untuk kepentingan budaya Jakarta.
“Kedua-duanya akan mendapatkan keuntungan,” imbuhnya.
Festival budaya sebagai wadah dalam mengembangkan dan melestarikan budaya betawi. Bangunan di Kota Tua juga masih terjaga kesan tuanya. Kondisi seperti in, harusnya Pemprov juga bisa memaksimalkan.
"Dari dulu itu, revitalisasi Kota Tua itu sebagai festival budaya. Bangunan-bangunan tua yang masih terjaga itu kan bisa difungsikan. Dengan fasilitas yang memadai juga dapat difungsikan," ujar Yayat saat dihubungi di Jakarta, Minggu (2/12/2012).
Selain itu, kawasan ini dapat dijadikan sebagai ajang seminar internasional. Karena Kota Tua merupakan tempat yang strategis dan mudah dijangkau. Dapat dijangkau dengan kereta untuk warga yang diluar Jakarta. Juga mudah dijangkau menggunakan Bus Transjakarta.
"Kota Tua itu bisa dijadikan ajang seminar internasional itu. Jadi tidak usah bermacet-macet ke sentul. Menggunakan kereta kan bisa, karena dekat dengan Stasiun Kota," tambahnya.
Dengan dijadikannya Kota Tua sebagai lokasi seminar internasional, bisa dilakukan kerjasama yang menguntungkan antara Pemprov DKI dengan PT KAI.
"Dari situ, pemda bisa kerjasama dengan PT. KAI," tukasnya.
Ada satu keuntungan yang bisa didapat Jika hal ini terealisasi. Adanya sinergi antara Pemprov DKI dengan pihak transportasi, untuk memaksimalkan pelayanan jasa angkutan, seperti Kereta Api dan Bus Transjakarta untuk kepentingan budaya Jakarta.
“Kedua-duanya akan mendapatkan keuntungan,” imbuhnya.
(stb)