Revitalisasi Kota Tua jauh dari harapan
Minggu, 02 Desember 2012 - 21:49 WIB
Revitalisasi Kota Tua jauh dari harapan
A
A
A
Sindonews.com - Revitalisasi tata ruang kota di tempat wisata kawasan Kota Tua masih jauh dari harapan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama sebelumnya pernah mengunjungi kawasan yang kaya akan sejarah di Jakarta Barat ini. Rencananya, para Pedagang Kaki Lima (PKL) akan mengalami penertiban.
Namun, kebijakan tersebut hingga kini belum terealisasikan. Yanti, salah satu PKL kawasan kota tua ini merasa khawatir, karena hingga saat ini belum ada kejelasan dari Pemprov DKI Jakarta mengenai tempat yang seharusnya ia tempati untuk berdagang.
"Ya saya khawatir. Katanya itu suruh ditata, nanti kayak mau dibikinin tempat berdagang. Ya tapi saya bingung, tempatnya dimana," ujar wanita beranak dua asal Solo, Jawa Tengah ini di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu (2/12/2012).
Wanita yang mengaku belum pernah bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi ini berharap, Jokowi akan merasakan hal yang sama dengannya. Mengadu nasib di Jakarta dan berasal dari kota yang sama.
"Saya belum pernah bertemu Pa Jokowi. Tapi lihat Pa Ahok pernah. Saya sama Pa Jokowi kan sama-sama dari Solo. Saya harap beliau juga tahu rasanya cari uang di Jakarta gimana," ujar Yanti dengan santun dan khas dengan logat Jawanya.
Yanti hanya berharap, Pemda akan secepatnya merevitalisasi kawasan ini. Hingga dirinya dapat berdagang dengan tenang dan tidak dikejar-kejar rasa khawatir, karena belum mendapat tempat yang pas.
"Kan di Fatahillah ini ramainya sama pedagang mbak. Jadi, buru-burulah. Kalau kita tidak dikasih tahu, saya mau berdagang di mana," tukasnya.
Namun, kebijakan tersebut hingga kini belum terealisasikan. Yanti, salah satu PKL kawasan kota tua ini merasa khawatir, karena hingga saat ini belum ada kejelasan dari Pemprov DKI Jakarta mengenai tempat yang seharusnya ia tempati untuk berdagang.
"Ya saya khawatir. Katanya itu suruh ditata, nanti kayak mau dibikinin tempat berdagang. Ya tapi saya bingung, tempatnya dimana," ujar wanita beranak dua asal Solo, Jawa Tengah ini di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu (2/12/2012).
Wanita yang mengaku belum pernah bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi ini berharap, Jokowi akan merasakan hal yang sama dengannya. Mengadu nasib di Jakarta dan berasal dari kota yang sama.
"Saya belum pernah bertemu Pa Jokowi. Tapi lihat Pa Ahok pernah. Saya sama Pa Jokowi kan sama-sama dari Solo. Saya harap beliau juga tahu rasanya cari uang di Jakarta gimana," ujar Yanti dengan santun dan khas dengan logat Jawanya.
Yanti hanya berharap, Pemda akan secepatnya merevitalisasi kawasan ini. Hingga dirinya dapat berdagang dengan tenang dan tidak dikejar-kejar rasa khawatir, karena belum mendapat tempat yang pas.
"Kan di Fatahillah ini ramainya sama pedagang mbak. Jadi, buru-burulah. Kalau kita tidak dikasih tahu, saya mau berdagang di mana," tukasnya.
(stb)